Abdul Kadir, Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Timnas Indonesia
- 14 Jun 2024 12:51 WIB
- Mamuju
KBRN, Mamuju : Sejarah sepak bola Indonesia dipenuhi dengan cerita-cerita gemilang, dan salah satu pahlawan sejati yang menciptakan prestasi tak terlupakan adalah Abdul Kadir.
Lahir pada tanggal 27 Desember 1948, Kadir tidak hanya menjadi pemain berbakat, tapi juga meninggalkan jejak sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Timnas Indonesia dengan torehan 70 gol dalam 111 penampilan. Karirnya yang megah membentang dari tahun 1965 hingga ia memutuskan untuk pensiun pada tahun 1979.
Dikutip dari tranfermarkt.com, Abdul Kadir bahkan mengungguli nama-nama besar seperti Luis Suarez yang hanya mengoleksi 68 gol, Didier Drogba 65 gol dan Harry Kane 63 Gol untuk timnas mereka masing-masing.
Ia hanya kalah dari nama-nama beken seperti Cristiano Ronaldo yang mengemas 130 gol bersama Portugal, Ali Daei (Iran – 108 Gol), Lionel Messi (Argentina – 106 Gol), Sunil Chhetri (India – 94 Gol) dan lain-lain.
/8siwrr5ua4dwh6a.jpeg)
Debutnya di Timnas Indonesia adalah ketika berusia 16 tahun sudah ditarik masuk Timnas tampil di Ganefo (sekarang Asian Games) di Pyongyang pada 1964.
Abdul Kadir mulai mencuat namanya mulai era 1964. Berkat kelincahan yang tinggi meski bertubuh mungil, dia kemudian menjadi langganan tim nasional hingga 1979.
Menurut rekan seangkatannya M Basri, Abdul Kadir telah membuktikan kepada dunia olahraga bahwa postur tubuh bukan merupakan ukuran yang pasti tentang kemampuan seorang atlet berprestasi.
Pemain yang berposisi sebagai sayap kiri itu mencapai masa keemasannya pada awal 1970-an bersama rekan-rekan seangkatan seperti Soetjipto Soentoro, Ronny Pattinasarani, Jacob Sihasale, Iswadi Idris, Yudo Hadianto, dan Anwar Ujang.
Bersama dengan Soetjipto Soentoro, Max Timisela, Iswadi Idris, dan Jacob Sihasale, ia terpilih sebagai pemain Asia All Stars pada tahun 1966-1970. Mereka adalah kuartet tercepat di Asia pada saat itu.
Abdul Kadir memiliki teknik sepak bola yang sangat tinggi, bahkan tidak kalah dibandingkan pemain dunia saat itu seperti Pele.

Maha bintang sepak bola asal Brasil itu pernah bermain di Stadion Dtama Senayan bersama klub Santos, Juni 1972 dan sedang berada di puncak kejayaannya setelah membawa Brasil memenangi Piala Dunia 1970.
Sesudah pertandingan persahabatan yang dimenangi Santos 3-2, Pele diundang ke TVRI untuk melakukan akrobat bola. Pemain nasional yang diminta mendampingi Pele adalah Abdul Kadir, yang mendapat julukan "Si Kancil" karena kelincahannya dalam mengolah si kulit bundar di lapangan hijau.

Berkat 111 penampilannya bersama Timnas Indonesia Ia dinobatkan sebagai anggota FIFA Century Club pada 2022. FIFA Century diberikan kepada pesepakbola yang mengemas minimal 100 penampilan bersama tim nasional.

Mungkin sebagian dari kita masih asing dengan pemain ini, wajar saja karena Abdul Kadir adalah legenda dan masa aktifnya itu terbilang sudah sangat lama. Abdul Kadir sendiri sudah tiada pada 4 April 2003 di usia 54 tahun.

Tapi yang pasti Abdul Kadir bukan hanya menciptakan sejarah dengan menjadi pencetak gol terbanyak Timnas Indonesia sepanjang masa, tapi juga mengukir legacy untuk perkembangan sepak bola Indonesia.
Baca juga :
Selebrasi Ikonik Pemain Muda Real Madrid: Keyakinan pada Allah
Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Peringkat Indonesia Terendah Kedua
FIFA Apresiasi Indonesia Lolos ke Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ragnar Oratmangoen, Andalan Timnas Indonesia Mualaf Diusia 15 Tahun
Profil Pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....