BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Malang Raya 2025 Tetap Solid
- 21 Jan 2025 17:38 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi wilayah Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo akan tetap solid pada tahun 2024 hingga 2025. Kepala Perwakilan wilayah Bank Indonesia Malang Febrinaa mengungkapkan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi di wilayah ini akan berada pada kisaran 5,0 hingga 5,8 persen.
“Kami optimistis pertumbuhan ekonomi di wilayah Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo akan tetap kuat pada 2024, bahkan lebih baik di 2025. Konsumsi masyarakat dan investasi masih menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi,” Febrina dalam diskusi ekonomi roadshow to Sekartaji 2025 Regional Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo Tahun 2025 pada Selasa (21/1/2025) di Hotel Atria Kota Malang.
Menurutnya, konsumsi masyarakat tetap menjadi faktor dominan dalam struktur perekonomian. Selain itu, investasi menjadi prioritas yang terus didorong melalui berbagai inisiatif, termasuk program Regional Investor Relation Unit (RIRU) yang dikelola Bank Indonesia.
“Kami mendorong proyek-proyek investasi di daerah untuk menarik pembiayaan dari berbagai pihak. Hal ini dilakukan dengan koordinasi bersama Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur,” tambahnya.
Namun, belanja pemerintah sebagai salah satu komponen penggerak ekonomi diakui mengalami tantangan.
“Beberapa rencana belanja pemerintah untuk 2025 belum sepenuhnya terlihat jelas. Tetapi sejumlah program, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), diperkirakan akan tetap memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal melalui multiplier effect-nya,” jelasnya.
Dengan sinergi berbagai pihak, Bank Indonesia optimis Malang Raya dan sekitarnya mampu mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi yang positif. Program-program pemerintah dan upaya mendorong investasi kreatif diharapkan dapat memperkuat daya tahan ekonomi wilayah ini di tengah berbagai tantangan.
Sebagai informasi dalam diskusi ekonomi awal tahun tersebut dihadir sejumlah nara sumber selaku mitra kerja Bank Indonesia Malang diantaranya Kepala OJK Malang, Kepala Perwakilan LPS Jatim 2, Pakar Ekonomi, Badan Kebijakan Fiskal serta Bupati / Wali Kota se wilayah kerja BI Malang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....