25 Tahun Konflik Tanah di Kalibakar Malang, Perlahan Ada Titik Terang
- 21 Mar 2023 21:53 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Konflik tanah antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PTPN XII Perkebunan Kalibakar dengan warga di enam desa yakni Desa Sumbertangkil, Kepatihan, Tirtoyudo, Tlogosari, Simojayan dan Bumirejo, Kabupaten Malang perlahan mulai ada titik terang.
Koordinator perjuangan tanah Kalibakar, H. Faisyol mengatakan, secara keseluruhan luas lahan yang diperjuangkan selama 25 tahun itu, kini sudah masuk tahap pemetaan lahan.
"Pemetaan menggunakan sistem
Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), karena dengan sistem ITE itu warga lebih puas dan hasilnya lebih akurat," ungkap Faisyol, Selasa (21/3/2023).
Menurut Faisyol, pemetaan tersebut masih dilakukan dengan sistem manual, selain hasilnya kurang akurat juga menghindari terjadinya kecurangan.
Kata dia, telah diagendakan jauh sebelumnya, yaitu pada bulan Mei 2023 mendatang, warga akan menghadap langsung ke Presiden RI Joko Widodo termasuk ke DPR RI.
"Seperti yang sudah dijadwalkan, Insya Allah pada bulan Mei 2023 mendatang kami bersama tim perjuangan tanah Kalibakar akan menghadap langsung ke Bapak Presiden RI Joko Widodo," terangnya.
Acuhan yang akan disampaikan kepada Presiden nanti, terkait masa berakhirnya Hak Usaha PTPN XII Kebun Kalibakar tahun 2013 lalu, juga terkait keberadaan lahan seperti halnya di Desa Kepatihan, sebagian sudah bersertifikat.
Sementara, di bagian sebelah kanan dan kiri tanah itu berada di dalam kawasan tanah milik PTPN.
"Kami mohon sangat kepada pemerintah pusat agar lahan yang kami perjuangkan selama 25 tahun ini segera di redistribusi kepada warga," ucap Faisyol mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....