PERISAI 2026, Tingkatkan Daya Saing Sawit dengan Riset dan Inovasi

  • 16 Jul 2026 13:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) akan menampilkan hasil riset dan inovasi sektor sawit dalam kegiatan PERISAI 2026
  • Hasil riset telah menghasilkan inovasi sawit di bidang pangan, kesehatan, energi terbarukan, biomaterial, hingga rekayasa industri
  • Riset dan inovasi untuk meningkatkan daya saing industri kelapa sawit Indonesia

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tidak hanya mengembangkan perkebunan sawit Indonesia. Tapi juga mendanai riset dan mendorong inovasi yang memberi nilai tambah sawit bagi industri dan masyarakat.

Hasil riset dan inovasi tersebut akan ditampilkan dalam ajang Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 di Jakarta. Kegiatan tersebut akan digelar selama dua hari, pada 20-21 Juli 2026.

"Perisai 2026 mengusung tema 'Shaping The Palm Oil Industry Ecosystem For A Sustainable Future'. Wadah kolaborasi pemerintah, akademisi, peneliti, industri, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem riset, inovasi, serta hilirisasi industri sawit nasional," kata Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mochmad Alfansyah dalam media briefing, Rabu, 15 Juli 2026.

Pada kesempatan itu, Mochmad menegaskan pentingnya riset dan inovasi untuk meningkatkan daya saing industri kelapa sawit Indonesia. Untuk itu, BPDP selama lebih dari satu dekade sudah memberikan pendanaan untuk riset dan inovasi sawit.

"Perkebunan sawit tidak hanya menghasilkan minyak sawit dan biodiesel. Hasil riset telah menghasilkan inovasi sawit di bidang pangan, kesehatan, energi terbarukan, biomaterial, hingga rekayasa industri," ujar Mochmad.

Salah satu riset yang didanai BPDP adalah riset mengenai manfaat minyak sawit merah bagi kesehatan ibu hamil dan gizi bayi. Riset tersebut dilakukan Akademisi Universitas Indonesia Prof. Dr. Ratu Ayu Dewi Sartika, M.Sc.

"Dari hasil penelitian menunjukkan, minyak sawit merah memiliki kandungan beta karoten, vitamin A, vitamin E.serta antioksidan. Kandungan tersebut dapat membantu mendukung peningkatan status gizi ibu dan anak, dan dapat membantu mengatasi masalah tengkes," kata Prof. Ratu Ayu.

Sementara itu, dari sektor energi, akademisi dari Institut Teknologi Bandung mengembangkan teknologi Bensin Sawit (BENSA). Teknologi ini berbasis Mixed Industrial Vegetable Oil (MIVO).

"BENSA menjadi contoh bagaimana hasil riset mampu membuka peluang pemanfaatan baru kelapa sawit. Inovasi seperti ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong tumbuhnya industri berbasis sumber daya domestik," kata Dr. Ir. C.B. Rasrendra,

PERISAI 2026 akan menampilkan hasil penelitian pada enam bidang utama . Yakni bioenergi; lingkungan; biomaterial; budidaya dan pascapanen; pangan dan kesehatan; serta sosial, ekonomi, manajemen, pasar, dan teknologi informasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....