Udayana Gandeng Kawan Alam Indonesia Perkuat ‘Blue Economy’
- 14 Jul 2026 11:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Universitas Udayana dan Kawan Alam Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama selama lima tahun untuk pengembangan Blue Economy dan konservasi ekosistem pesisir laut di Bali.
- Kerja sama mencakup program pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, rehabilitasi ekosistem pesisir, pengelolaan sampah laut, serta program MBKM dan KKN mahasiswa.
- Kolaborasi ini diharapkan menghadirkan aksi nyata melalui riset, pendidikan, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat pesisir untuk mendukung pembangunan kelautan Indonesia yang berkelanjutan.
RRI.CO.ID, Denpasar – Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Udayana menjalin kerja sama dengan Kawan Alam Indonesia untuk memperkuat pengembangan Blue Economy, konservasi ekosistem pesisir dan laut, serta pemberdayaan masyarakat di Bali.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Jimbaran, Bali, Senin, 13 Juli 2026. Kesepakatan ditandatangani Dekan FKP Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. I Wayan Nuarsa, M.Si., dan Founder Kawan Alam Indonesia Henny Paula Sitohang.
Kerja sama yang berlaku selama lima tahun ini mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, konservasi sumber daya kelautan, serta pemberdayaan masyarakat pesisir.
Selain itu, kedua pihak akan mengembangkan berbagai program, seperti implementasi Blue Economy, rehabilitasi ekosistem pesisir, pengelolaan sampah laut, ekonomi sirkular, pengembangan ekowisata bahari, hingga pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Kuliah Kerja Nyata (KKN), dan magang mahasiswa.
Founder Kawan Alam Indonesia Henny Paula Sitohang mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam menghadirkan solusi berkelanjutan bagi pengelolaan sumber daya kelautan.
"Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi komitmen bersama untuk menghadirkan aksi nyata melalui riset, pendidikan, konservasi, pemberdayaan masyarakat pesisir, serta pengembangan Blue Economy," ujarnya.
Sementara itu, Dekan FKP Universitas Udayana Prof. I Wayan Nuarsa menegaskan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab agar ilmu pengetahuan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Melalui kemitraan ini, kedua institusi berharap dapat menghadirkan program yang berdampak bagi pelestarian ekosistem pesisir dan laut sekaligus mendukung pembangunan kelautan Indonesia yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....