Keduk Beji Tawun, Wujud Syukur atas Karunia Sumber Mata Air

  • 24 Des 2024 15:32 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ngawi: Ratusan warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Ngawi, menggelar tradisi Keduk Beji. Keduk Beji sebagai bentuk rasa syukur atas keberkahan sumber mata air Sendang Beji yang telah menghidupi masyarakat setempat selama bertahun-tahun. Ritual adat yang dilaksanakan setiap tahun pada hari Selasa Kliwon ini.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, hadir dalam acara tersebut. Ia menyebut kegiatan ini secara fisik merupakan kegiatan gotong-royong membersihkan lingkungan sendang. Menurutnya agenda ini dapat dimaknai sebagai sarana menjaga dan merawat lingkungan sekitar sumber mata air.

"Ini adalah kegiatan membersihkan lingkungan sumber mata air Sendang Beji ini, seperti yang kita tahu, telah menghidupi masyarakat Desa Tawun dan sekitarnya. Tradisi ini bukan hanya sebagai bentuk syukur, tapi juga sebagai upaya untuk menjaga kelestariannya," ujar Bupati Ony.

Sembari menunggu, anak-anak melumuri tubuh dengan sabun. (Foto: Hani/RRI)

Ritual Keduk Beji melibatkan berbagai prosesi adat, mulai dari doa bersama, membersihkan area sekitar sendang, hingga simbolisasi penghormatan terhadap alam dan keberkahan yang diberikan. Acara ini tak hanya dihadiri oleh warga setempat, tetapi juga menarik perhatian wisatawan. Ribuan wisatawan datang untuk menyaksikan kegiatan yang telah menjadi warisan budaya lokal.

Ketua Karang Taruna Desa Tawun, Eko Juwito, mengungkapkan kebanggaannya terhadap peningkatan jumlah pengunjung.

"Alhamdulillah, tahun ini kunjungannya meningkat sekitar 50% dibandingkan tahun lalu. Kemungkinan karena acara ini bertepatan dengan libur panjang Nataru, jadi banyak pengunjung yang datang untuk merayakan tradisi ini sambil berwisata," ujar Eko.

Tradisi Keduk Beji menjadi salah satu daya tarik wisata yang mendukung perekonomian masyarakat Desa Tawun. Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif warga, diharapkan tradisi ini dapat terus lestari dan berkembang, serta membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....