KPU Kota Madiun Gelar Sosialisasi Teknis Jelang Debat Publik Pilkada 2024
- 15 Okt 2024 13:50 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menggelar sosialisasi terkait pelaksanaan debat publik calon wali kota dan wakil wali kota Madiun dalam rangka Pilkada Serentak 2024. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Bima Hotel Aston, Kota Madiun, pada Senin (14/10/2024), dihadiri oleh perwakilan dari pasangan calon (paslon), aparat kepolisian, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta awak media.
Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada para pihak terkait, termasuk paslon dan tim pendukung, mengenai tata cara pelaksanaan debat publik yang akan diselenggarakan pada 16 Oktober 2024. Pada debat perdana ini, KPU telah menyiapkan lima panelis yang berasal dari berbagai kalangan profesional, akademisi, serta tokoh masyarakat dari luar Kota Madiun.
"Kami ingin memastikan debat berlangsung lancar dan adil, maka panelis yang dipilih tidak berasal dari dalam kota untuk menghindari keberpihakan," ujar Pita.
Debat publik tersebut akan mengangkat empat tema utama, yaitu sosial, ekonomi, hukum, dan tata negara. Menurut Pita, tema-tema ini dipilih untuk memberi gambaran yang komprehensif mengenai visi dan misi masing-masing paslon, sehingga masyarakat dapat menilai pasangan calon yang paling tepat untuk memimpin Kota Madiun ke depan.
Selain itu, KPU juga telah menetapkan aturan ketat untuk menjaga ketertiban selama debat. Setiap pasangan calon hanya diperbolehkan membawa maksimal 75 pendukung, dengan larangan membawa alat peraga kampanye kecuali yang melekat di badan seperti baju, topi, atau jaket.
"Kami juga melarang adanya yel-yel, slogan, maupun bentuk intimidasi selama debat berlangsung. Semua ini untuk memastikan debat berjalan kondusif dan fokus pada gagasan serta program masing-masing calon," tambah Pita.
Pilkada Serentak 2024 di Kota Madiun diikuti oleh tiga pasangan calon, yakni pasangan nomor urut 1 Inda Raya Ayu Miko Saputri-Aldi Dwi Prastianto yang diusung PDI Perjuangan, pasangan nomor urut 2 Maidi-Bagus Panuntun yang didukung koalisi enam partai politik, serta pasangan nomor urut 3 Bonie Laksmana-Bagus Rizki Dinarwan yang diusung Partai Golkar dan Perindo.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semua pihak dapat memahami peraturan yang telah ditetapkan sehingga debat publik dapat menjadi ajang adu gagasan yang sehat serta menjadi tolok ukur bagi masyarakat dalam menentukan pilihan pada Pilkada mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....