Wow, Ada Permen Sambel Pecel di Kota Madiun

  • 25 Sep 2023 13:16 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Pecel merupakan makanan khas Madiun, berbahan dasar kacang tanah, cabai rawit, gula, garam, ditambah daun jeruk untuk menambah aroma segar. Biasanya disajikan bersama sayur mayur, nasi, lengkap dengan lauk pauk.

Namun kini ada gebrakan baru yaitu mengolah pecel menjadi bentuk lain. Kali ini dikreasikan menjadi permen. Pelatihan produksinya pun dilaksanakan di rumah dinas Walikota Madiun, Senin (25/9/2023).

Ketua Komunitas Juragan Sambel Pecel (JSP) Kota Madiun, Sutiknyo mengatakan, permen sambel pecel itu sengaja dibuat, menyasar segmen anak-anak. Sebab ia ingin generasi muda bisa mengenal pecel sebagai ikon kuliner khas Madiun.

"Dengan permen (pecel) itu generasi muda kita bisa mengenal apa itu pecel yang kita olah menjadi permen. Cara membuatnya glukosa dipanaskan, kemudian ditambahkan dengan sambel pecel, lalu dicetak. Simpel sebenarnya," katanya.

Permen sambel pecel diproduksi untuk mengenalkan salah satu ikon atau kuliner khas Madiun kepada anak-anak.

Tingkat keawetan permen sambel pecel itu bisa sampai 6 bulan. Pun dikemas dengan rapi, dan diharapkan tidak terkena paparan sinar matahari agar tidak meleleh.

"Ini baru inovasi, jadi kita masih uji coba, belum kita pasarkan, sebatas trial, belum sampai pada pemasaran. Tapi setelah kita uji coba ke anak-anak, di atas 60 persennya suka" tambahnya.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi mengapresiasi adanya pelatihan pembuatan permen sambel pecel. Ia pun meminta ada tiga varian rasa permen sambel pecel sebagai opsi bagi anak-anak.

"Jadi ada rasa original bisa diberikan pada anak-anak. Terus yang rasa sedang, dan pedas. Ini memang sudah kita uji cobakan ketika ada tamu Delegasi Kenya kemarin, dan rasanya mantap," ujarnya.

Yuni tak memungkiri, usai mencoba permen sambel pecel, Delegasi Kenya tampaknya tertarik. Bahkan berencana akan menjajaki kerja sama dengan JSP melalui Pemkot Madiun.

"Intinya mau kerjasama dilanjut untuk pengiriman permen sambel pecel ini ke Kenya, dan akan dipromosikan disana," tuturnya.

Ia bersyukur, kedatangan tamu internasional di Kota Madiun mampu mendongkrak perekonomian UMKM di Kota Madiun. Bahkan bisa naik kelas hingga go internasional.

"Ini luar biasa bahwa kedatangan delegasi Kenya di Kota Madiun ada manfaatnya. Dan dari JSP membawa gebrakan baru, inovasi baru sehingga ada permen sambel pecel dan ini juga menggandeng Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) kampus Madiun," ucapnya.

Yuni menegaskan, tak hanya sebatas pelatihan, pembuatan permen sambel pecel ini juga dilombakan. Setidaknya pelatihan tersebut diikuti 75 orang terbagi dalam 12 kelompok. Nantinya akan diambil juara 1-3, dan harapan 1-3.

"Insya Allah dalam waktu dekat kita akan kembali mencetak rekor MURI untuk pembuatan permen sambel pecel khas Kota Madiun terbanyak," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....