Ini Tanggapan DPRD Kota Madiun Soal BTT Naik

  • 29 Jul 2024 12:37 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: DPRD Kota Madiun membenarkan adanya kenaikan belanja tidak terduga (BTT) pada perubahan APBD (P-APBD) 2024. Tidak tanggung-tanggung, kenaikannya nyaris Rp1 Miliar, dari semula Rp2 Miliar, menjadi Rp2,9 Miliar.

Ketua DPRD Kota Madiun, Andi Raya Bagus Miko Saputra menyebut, BTT itu tetap diposting pada P-APBD, jika sewaktu-waktu terjadi kedaruratan. Tidak hanya berkaitan dengan kejadian bencana alam, tetapi juga non alam, termasuk untuk pengendalian inflasi.

“BTT kita posting dan itu untuk jaga-jaga, karena kita tidak tahu di tahun ini seperti apa karena masih menyisakan lima bulan sampai akhir tahun 2024 nanti. Jangan sampai suatu saat kita butuh, tidak punya BTT,” katanya usai memimpin rapat paripurna penyampaian nota keuangan walikota terhadap P-APBD 2024 di gedung DPRD setempat, Senin (29/7/2024).

“BTT itu kan untuk kedaruratan, karena kita melihat inflasi masih terus berjalan, tidak menutup kemungkinan bisa kita gunakan itu, untuk jaga-jaga,” katanya.

Selain BTT, pendapatan daerah Kota Madiun pada P-APBD 2024 diproyeksikan naik. Dari Rp1 Triliun 97 Miliar, menjadi Rp1 Triliun 130 Miliar.

Adapun pendapatan asli daerah (PAD) direncanakan mengalami kenaikan dari semula Rp254,1 Miliar, menjadi Rp259,1 Miliar. Sedangkan pendapatan transfer dari Rp843 Miliar, menjadi Rp870 Miliar.

“Titik fokusnya di PAK (P-APBD 2024.red) ini yang jelas masih ada di pembangunan, seperti di DPUPR hampir tidak kita kurangi tapi rasionalisasi dari penghematan hasil tawar menawar di lelang. Sedangkan di sektor pariwisata, dan perlindungan sosial kita tambah (anggarannya.red) kita fokuskan disitu,” bebernya.

Tahap berikutnya, nota keuangan tersebut akan segera dibahas oleh komisi dengan badan anggaran. Selanjutnya dewan kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....