Harga Tomat di Madiun Naik, Picu Inflasi
- 03 Feb 2024 10:30 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Naiknya harga sejumlah komoditas di Kota Madiun memicu inflasi pada Januari 2024. Di antaranya tomat, bawang merah, dan putih, serta beras.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, Abdul Azis mengatakan, inflasi Januari 2024 di Kota Madiun sebesar 0,16 persen. Angka tersebut di atas inflasi Jawa Timur -0,01 persen, dan nasional 0,04 persen.
Adapun andil terbesar inflasi Januari 2024 di wilayah setempat adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 0,40 persen.
"Memasuki musim penghujan dan cuaca yang tidak menentu menyebabkan petani tomat enggan menanam karena khawatir gagal panen, hal ini tentunya menyebabkan penurunan stok di pasaran sehingga memicu terjadinya kenaikan harga," ujarnya, Sabtu (3/2/2024).
Berdasarkan data, tomat mengalami inflasi sebesar 77,38 persen dengan andil 0,12 persen. Sedangkan sejumlah komoditas penekan inflasi di antaranya menurunnya harga cabai rawit, bensin, telur ayam ras, cabai merah, dan gula pasir.
Seperti diketahui, penghitungan inflasi mulai tahun ini mengalami perubahan. Jika sebelumnya ada 335 cakupan paket komoditas yang disurvei, kini menjadi 339 komoditas.
Sedangkan komposisi nilai konsumsi dari sebelumnya makanan 34,91 persen, dan non makanan 65,09 persen, kini menjadi 39,94 persen untuk makanan dan 60,06 persen untuk non makanan. Disamping itu, daerah penghitung inflasi di Jawa Timur juga lebih banyak, dari sebelumnya delapan, menjadi 11 kabupaten/kota.
Rinciannya, inflasi tertinggi terjadi di Gresik 0,19 persen, Bojonegoro 0,14 persen, Madiun dan Tulungagung sama, 0,16 persen. Kemudian Probolinggo 0,1 persen.
Disusul Surabaya -0,26 persen, Malang -0,23 persen, Jember dan Kediri sama -0,06 persen. Selanjutnya Banyuwangi dan Sumenep sama -0,02 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....