Harga Beras Naik, Dinas Perdagangan Gandeng Bulog Gelar Operasi Beras SPHP
- 08 Okt 2023 08:07 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Harga beras di Kota Madiun hingga saat ini masih cukup tinggi. Yaitu di kisaran Rp13.000 hingga Rp14.000 per kg untuk jenis medium. Kenaikan itu terjadi sebulan terakhir.
Kepala Bidang (Kabid) Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Madiun, Siti Nurzanah mengungkapkan, kenaikan harga beras terjadi karena sejumlah faktor. Di antaranya karena harga gabah di tingkat produsen, naik.
Adapun kenaikannya mencapai Rp 7.200 per kg. Sedangkan, harga gabah kering giling tembus Rp 12 ribu per kg. Selain itu, faktor cuaca juga memengaruhi hasil pertanian di tingkat petani sehingga mengakibatkan kurangnya ketersediaan beras di pasaran.
“Kami dari dinas perdagangan sudah melakukan upaya untuk mengatasi kenaikan harga pangan tersebut. Salah satunya dengan menggandeng Bulog untuk menggelar operasi beras SPHP di Pasar Besar Madiun (PBM), Pasar Sleko, Pasar Kojo dan Warung Tekan Inflansi (Warteg) di Jalan Merpati,” ujarnya, kemarin.
Ia memperkirakan kenaikan harga beras terjadi hingga petani memasuki masa panen. Meski begitu, ia meminta masyarakat tidak panik, karena Bulog telah menyediakan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dijual Rp54.500 kemasan 5 kg, di pasaran.
"Insya Allah, dengan itu masyarakat bisa menjangkau," katanya.
Di samping itu, operasi pasar juga rutin digelar setiap bulan. Sedangkan untuk bulan ini, operasi pasar tidak hanya menyasar beras, tapi juga gula.
"Untuk (distribusi) beras SPHP langsung dilakukan Bulog. Di PBM misalnya, ada 10 toko, Pasar Sleko 15 toko, dan Pasar Kojo enam toko," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....