Pasar Kawak Kota Madiun Tahun Ini Direhab

  • 13 Jun 2023 13:59 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Pemkot Madiun melalui Dinas Perdagangan akan merehab pasar Kawak, di Jalan Kutai Kota Madiun. Bangunan lama akan direnovasi untuk meningkatkan kunjungan pembeli ke pasar tradisional.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Ansar Rosidi mengatakan, Pasar Kawak memiliki luasan 1.650 meter persegi. Pasar Kawak merupakan bangunan pasar pertama di Kota Madiun yang memiliki nilai sejarah.

Namun demikian saat ini kondisinya perlu perbaikan, karena rehab terakhir diperkirakan sekitar tahun 1980-an. Ansar menyatakan, konsep pembangunannya akan dibuat dua lantai agar lebih representatif.

“Pasar Kawak itu saat ini kan kondisinya berbau, berjubel, dan jalan tidak jelas. Makanya konsepnya akan ditata sedemikian rupa sehingga antara pedagang kios, bedak, dan ojokan itu dapat tertata dengan baik dengan komoditas atau jualannya bisa beraneka ragam,” ujarnya, Selasa (13/6/2023).

Ansar menjelaskan, Pasar Kawak Kota Madiun mampu menampung 150-an pedagang. Saat proses pembangunan nanti, para pedagang untuk sementara waktu direlokasi.

Kemungkinan lokasinya tidak jauh dari bangunan lama. Dirinya berharap rehab pasar dapat segera dilaksanakan kurun waktu empat bulan sehingga dapat segera ditempati pedagang untuk kembali beraktivitas.

“Mudah-mudahan bisa segera selesai sesuai jadwal dan schedule pembangunan, sehingga harapannya setelah operasional ada koneksi dengan area kuliner di Jalan Bogowonto,” kata Ansar.

Ansar meyakini, Pasar Kawak memiliki peluang yang cukup besar untuk menarik pengunjung. Selain lokasinya strategis berada di tengah kota, komoditas yang disediakan cukup lengkap.

“Mudah-mudahan setelah direhab, perekonomian disana akan semakin bagus, utamanya bagi pedagang karena kunjungan ke pasar Kawak semakin diminati apalagi kalau kondisinya bersih,” tuturnya.

Ansar menjelaskan rehab Pasar Kawak sepenuhnya akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dengan anggaran sekitar Rp2,5 Miliar APBD Kota Madiun tahun 2023. Saat ini prosesnya masih pada tahap evaluasi administrasi teknis dan harga di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE).


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....