Samakan Persepsi, BPS Kota Madiun Gelar Rakor Sensus Pertanian 2023

  • 25 Mei 2023 19:45 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Sensus Pertanian 2023 Kota Madiun, Kamis (25/5/2023) di Nawasena Ballroom Jl. Agus Salim Madiun.

Dwi Yuhenny, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Madiun mengatakan pelaksanaan sensus akan segera bergulir di bulan Juni hingga Juli 2023.

“BPS Kota Madiun menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi Sensus Pertanian 2023. Alhamdulillah dihadiri segenap stakeholder dan support dari pemerintah kota, dan akan segera kita mulai beberapa hari lagi” tuturnya.

Ada 123 undangan dari berbagai unsur, mulai dari Gapoktan, Forkopimda dan stakeholder terkait, termasuk seluruh camat dan lurah se-Kota Madiun.

Sosialisasi diisi dengan diskusi dan pemaparan dari BPS, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama Dinasa Perdagangan Kota Madiun serta petani milenial Madiun yang turut membagikan pengalamannya.

“Harapan kami tentu adanya persamaan persepsi semua pihak supaya kita semua faham apa manfaat sensus pertanian, siapa responden dan kapan pelaksanaannya. Dan bersama-sama ikut menyosialisasikan,” imbuh Henny

Sementara itu Walikota Madiun Maidi yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan Sensus menjadi pijakan penting bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan.

“Dengan sensus pertanian kita akan tau luas lahan pertanian kita berapa, jenis dan kondisi tanah kita seperti apa dan nanti kita cari konsultan cocoknya untuk apa di kota Madiun, ini akan merubah mindset kita” ujarnya.

Menurut Maidi berdasar data sensus, apa yang dibutuhkan dapat diketahui sehingga program yang digulirkan dapat tepat sasaran.

“Sehingga dari Sensus ini kita melangkah memberikan anggaran tidak keliru, tidak sak kerepe dewe tapi berdasar kajian ilmu,” imbuh Maidi.

Untuk diketahui Sensus Pertanian (ST) 2023 akan memotret kondisi pertanian di Indonesia termasuk di Kota Madiun mulai dari rumah tangga tani, struktur demografi (jenis kelamin, pendidikan, kelompok usia dan sebagainya), geo spasial (pemetaan lahan) dan targeting pemerintah dalam kebijakan seperti pupuk hingga pengembangan UMKM.

Sejauh ini ada 3300 rumah tangga tani di kota Madiun yang akan kembali dipotret pada Sensus Pertanian 2023, dengan 7 subsektor atau cakupan kegiatan pertanian meliputi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, serta jasa pertanian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....