Kota Madiun Jadi Sampling Uji Petik Penilaian Eleminasi Malaria di Jatim

  • 08 Apr 2023 14:56 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Kota Madiun dinyatakan eleminasi malaria sejak tahun 2014 silam oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani mengatakan, dengan capaian itu, maka Kota Madiun dipilih menjadi salah satu lokasi sampling uji petik penilaian eleminasi malaria di Provinsi Jawa Timur.

Uji petik untuk Kota Madiun berlangsung pekan kemarin. Denik menyebut ada banyak hal yang ditanyakan tim penguji dari Kemenkes. Mulai upaya mempertahankan status eliminasi malaria sejak 2014 tersebut hingga kunjungan lapangan. Denik menambahkan tim penguji mengunjungi Puskesmas Manguharjo dan faskes di Yonif Para Raider 501 Bajra Yudha.

‘’Kenapa di 501 karena kita tahu bahwa pasukan 501 sering ditugaskan ke daerah perbatasan di Papua. Sementara kita ketahui kalau Papua masih berstatus endemik malaria,’’ ungkapnya dilansir dari MadiunToday, Sabtu (8/4/2023).

Denik menyebut selain pengobatan bagi pasien, pemberantasan sarang nyamuk juga wajib dilakukan. Seperti diketahui, malaria ini layaknya DBD yang disebabkan nyamuk aedes aegypti. Namun, jenis nyamuknya berbeda. Virus malaria ditularkan nyamuk anopheles.

‘’Jadi biarpun ada yang terjangkit tetapi tidak ada nyamuk jenis anopheles, ya tidak bisa menulari. Tetapi tentu harus tetap diwaspadai dengan pemberantasan sarang nyamuk,’’ ungkapnya.

Status eliminasi tersebut sejatinya tidak menutup adanya kasus malaria. Meski begitu ia merasa senang Kota Madiun bisa membantu Provinsi Jawa Timur dalam penilaian status eliminasi malaria tersebut.

‘’Alhamdulillah Informasi yang kami teriam Jatim lolos sidang penilaian eliminasi tersebut,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....