Lagi, Ratusan Makam di Kawasan Bong Cino Kota Madiun Dipindah
- 05 Apr 2023 12:17 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Sebanyak 200-an makam etnis Tionghoa di kawasan Bong Cino, Jalan Hayam Wuruk Kota Madiun kembali dipindah, Rabu (5/4/2023). Utamanya sejumlah makam di sisi utara dan selatan pembangunan proyek rumah susun (rusun) 3.
Kepala Bidang Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun, Budi Agung Wicaksono mengatakan, pemindahan makam dimulai 5 April dan ditargetkan selesai pertengahan bulan ini. Sama seperti pemindahan sebelumnya, ratusan makam itu selanjutnya dipindahkan ke tempat pemakaman umum (TPU) yang berlokasi di sisi barat, Jalan Hayam Wuruk.
Namun pihaknya mempersilahkan ketika ada ahli waris yang membawa kerangka jenazah tersebut ke makam lain. Pun kata Agung, sebelum dipindahkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke ahli waris.
“Jadi dua kali kita melakukan pemindahan makam, insya allah kita selalu interaktif dengan masyarakat sekitar. Target kita sebelum cuti lebaran ini, pemindahannya selesai,” ujarnya kepada RRI.
Sementara itu salah satu ahli waris, Suyadi mengakui ada dua makam yang dipindah. Yakni makam kedua orang tuanya sejak tahun 1970-an silam. Kerangka yang masih ada, selanjutnya dibakar.
“Saya terima kasih kepada pemkot yang sudah memfasilitasi pembongkaran ini, dan saya sudah ikhlas. (Kerangka) ini mau saya bawa ke tempat pembakaran,” kata Suyadi.
Seperti diketahui, untuk memindahkan ratusan makam itu, Disperkim menganggarkan dana sekitar Rp350 juta. Secara keseluruhan luasan lahan makam yang dibongkar sekitar 2 hektar. Sesuai studi kelayakan, lokasi itu dipersiapkan untuk pengembangan rusun tambahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta fasilitas publik lainnya.
Sementara itu untuk pengurugan lahan, lanjut Agung, pelaksanaannya menunggu pemindahan makam tuntas. Artinya, tetap dilaksanakan tahun ini. Pun, paket jasa konstruksi tersebut dianggarkan sekitar Rp450 juta.
“Target kita pemindahan makam sama pengurugan lahan, menjadi area siap dibangun,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....