7 Cara Melindungi Diri Saat Terjadi Gempa

  • 18 Sep 2024 06:10 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, BENGKULU : Gempa bumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Saat terjadi gempa, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk melindungi diri.

Berikut adalah cara melindungi diri saat terjadi gempa, Yaitu :

1. Tetap Tenang dan Jangan Panik, Ini adalah kunci agar bisa berpikir jernih dan melakukan tindakan yang tepat.

2. Berlindung di Tempat Aman (Drop, Cover, and Hold On)

Duduk dan merunduk untuk menghindari terpental saat guncangan kuat. Lindungi kepala dan tubuh di bawah meja yang kokoh. Jika tidak ada meja, berlindung di sudut ruangan dan jauh dari kaca atau benda berat.

Pegang erat perabotan atau penopang agar tetap stabil saat gempa berlangsung.

3. Jangan Lari ke Luar Gedung Saat Gempa Masih Berlangsung

Jika berada di dalam bangunan, jangan langsung lari ke luar karena ada risiko terkena puing-puing yang jatuh. Tunggu sampai guncangan berhenti dan pastikan aman sebelum keluar.

4. Jauhi Jendela, Cermin, dan Benda yang Gantung, Benda-benda tersebut bisa pecah dan berisiko mencederai.

5. Jika di Luar Ruangan, Cari tempat terbuka jauh dari bangunan, pohon, tiang listrik, atau apapun yang bisa runtuh. Jika berada di mobil, berhenti di tempat aman dan tetap di dalam mobil sampai guncangan berhenti.

6. Jika di Dekat Pantai atau Daerah Rawan Tsunami

Segera cari tempat yang lebih tinggi setelah gempa berhenti karena gempa dapat memicu tsunami.

7. Tetap Dengar Informasi dari Sumber Resmi

Setelah gempa berhenti, ikuti instruksi dari pihak berwenang dan perbarui informasi dari radio atau ponsel tentang situasi terkini.

Beberapa penyebab terjadinya gempa bumi yang perlu diketahui, yaitu :

1. Pergerakan Lempeng

Biasanya gempa bumi disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik yang membentuk kerak bumi. Lempeng-lempeng ini bergerak, bersentuhan, atau saling menjepit satu sama lain dsertai dengan pelepasan sejumlah energy yangbesar.

2. Letusan Gunung Berapi

Beberapa gempa bumi juga dapat terjadi kaerena pergerakan magma di dalam gunungberapi.

3. Bahan Peledak

Gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir. Gempa ini dinamakan juga Seismisitas Terinduksi.

Terdapat beberapa jenis gempa bumi, Yaitu gempa tektonik (Pergerakan Lempeng), Gempa vulkanik (Aktifitas vulkanik), Gempa letusan gunung berapi, dan Gempa lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....