Sejarah Hari Kanker Paru Sedunia Diperingati 1 Agustus
- 01 Agt 2024 06:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Hari Kanker Paru Sedunia 2024 diperingati setiap tanggal 1 Agustus. Tema Hari Kanker Paru Sedunia tahun ini adalah Menutup kesenjangan perawatan.
Setiap orang berhak mendapatkan akses ke perawatan kanker. Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum dan merenggut lebih dari satu juta jiwa setiap tahunnya.
Dikutip laman Kemenkes, kanker paru tetap menjadi penyebab utama kematian karena kanker dengan perkiraan 1,8 juta kasus kematian (18%). Diikuti kolorektal (9.4%), liver (8.3%), lambung (7.7%), dan kanker payudara (6.9%).
Di Indonesia, berdasarkan data Globocan 2020, jumlah kasus baru kanker paru menempati urutan ke-3 (8,8%). Setelah kanker payudara (16,6%), dan kanker serviks (9,2%).
Kanker paru merupakan jenis kanker yang paling banyak yang terjadi pada laki-laki (14,1%). Dokter spesialis paru mengingatkan paparan polusi udara yang berlangsung secara terus menerus bisa menyebabkan masalah pada organ paru termasuk potensi kanker paru.
"Kualitas udara yang tidak sehat merupakan salah satu faktor risiko terjadinya berbagai masalah atau penyakit yang bisa terjadi pada paru," kata dr. Wily Pandu Ariawan dalam acara daring, Rabu (31/7/2024) seperti dikutip Antaranews. Menurut Wily, selain kualitas udara tak sehat atau polusi udara, paparan asap rokok, gaya hidup tak sehat.
Terutama berada di lingkungan kerja yang bersinggungan dengan zat bersifat karsinogenik. Kemudian, mengalami stres tinggi terus menerus juga menjadi faktor risiko lainnya masalah pada paru termasuk kanker paru.
Oleh karena itu, dia menyarankan mereka dengan faktor risiko ini menjalani pemeriksaan pencitraan. Dengan dosis radiasi lebih rendah (low dose ct-scan) untuk mendeteksi dini kanker paru.
"Yang perlu dilakukan skrining, usia 45 tahun masih merokok atau berhenti merokok kurang dari 15 tahun. Atau ada orang yang batuk lama tapi usianya 45 tahun, perokok aktif, perokok pasif, gaya hidup tak sehat," ujar dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....