Jhon LBF Dukung Tim Siber Polri Berantas Judol
- 30 Jun 2024 20:06 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Judi online telah menjadi momok yang menakutkan bagi banyak orang di Indonesia. Dari pekerja, mahasiswa, hingga pelajar banyak yang terjerat oleh godaan kemenangan instan oleh aplikasi perjudian daring tersebut.
Influencer sekaligus pengusaha Henry Kurnia Adhi atau biasa dikenal Jhon LBF mendukung Tim Siber Polri untuk terus menindak para pelaku judi online. Bahkan kalau perlu melakukan patroli di dunia maya dan media sosial untuk memberantas judol.
"Kalau masuk era digital tidak ada yang tersembunyi semua bisa di tracking (lacak), kamu transfer depo (judol) kan ketahuan orang transfer ke sini terus. Nanti dari rekening berbeda withdraw (tarik) dapat terus dari situ, kan ketahuan semua transaksional dan tercatat," kata Jhon kepada RRI, Minggu (30/6/2024).
"Ini sebenarnya persoalan mau nggak sih, jadi jangan kita cuma heboh. Pemerintah kan punya otoritas untuk hal itu, jadi memang goal-nya untuk memberantas perjudian online di negara kita ini blok semua situsnya," ujarnya menambahkan.
Diketahui Jhon mengaku pernah terjebak dalam pusaran judi online atau judol. Bahkan pada saat itu barang-barang dirumahnya tidak luput menjadi korban, agar bisa tetap bermain judol.
"Saya pribadi adalah korban judi online, kalau nggak salah itu mulai tahun 2008 sampai akhirnya 2011 sampai saya dipecat dari perusahaan lama saya. Karena pakai uang klien, harusnya buat bayar asuransi, saya pakai buat transfer demo ke judi online," kata Jhon kepada RRI, Jumat (28/6/2024).
"Barang-barang rumah itu dijual, sampai panci perabot rumah orang tua saya boleh ditanya itu. Jadi sampai kita harus menghalalkan segala cara untuk depo lagi, depo lagi," ujarnya menambahkan.
Lebih jauh Jhon mengungkapkan bahwa kecanduan judi online disebabkan oleh dua faktor Utama. Yakni keinginan mendapatkan uang dengan cepat, sensasi ketegangan serta kesenangan saat bermain.
Padahal, ucap dia, pelaku judi online tidak akan pernah menang, lantaran semua permainannya sudah diatur oleh bandar judol. Sehingga rasa penasaran itu yang terkadang membuat gangguan pada pikiran.
"Perjudian online ini biasanya ya, pemain itu kayak sudah disetting (atur) dikasih kemenangan dulu di awal-awal tuh. Nah sifat dasar manusia ini kan kepinginnya, wah ini menang, dia lipat gandakan lagi ketika dia sudah mengalami kemenangan, terus habis itu mulai disetting untuk kekalahah, yang ada apa dia ingin balikin kekalahannya," ucapnya.
"Ini testimoni nyata saya dan sudah merasakan betul. Bahwa tidak akan pernah anda menemukan yang namanya kemenangan dari judi online apapun itu bentuknya," katanya menambahkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....