Cara Praktis Menanam Jeruk di Pot, Solusi Berkebun di Lahan Terbatas

  • 10 Jun 2024 10:52 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN Tanjungpinang: Jeruk adalah buah yang tidak hanya lezat dan menyegarkan tetapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Buah jeruk terkenal dengan rasanya yang segar, manis, dan asam, serta kandungan nutrisinya yang tinggi, terutama vitamin C.

Dilansir dari postingan akun instagram resmi Kementerian Pertanian RI @kementerianpertanian, buah jeruk bisa tumbuh dengan baik di daerah tropis maupun subtropics. Ada beberapa jenis tanaman jeruk yang menghasilkan jeruk manis atau asam. Umumnya jeruk dibudidayakan di lahan atau kebun yang luas, tapi, buat anda yang memiliki lahan terbatas, bisa menggunakan media tanam pot (Tabulampot) di pekarangan rumah.

Bahan dan Peralatan yang diperlukan adalah :

Benih jeruk umur 1-2 tahun

Pot berdiameter 35-50 cm dan tinggi 60 cm

Tanah top soil

Pupuk kandang atau kompos

Pupuk NPK (16-16-16)

Pestisida

Gunting pangkas

Gembor

Cangkul

Sprayer ukuran 2 liter

Cara Penanaman :

1. Menutup lubang pot/drum. Setelah itu, lubangi bagian tengah media tanam, lalu tambahkan pupuk kandang atau pupuk KCL dengan perbandingan 2:2:1

2. Mengisi pot dengan media tanam sampai berisi dua pertiga bagian pot

3. Menanam benih jeruk ke dalam pot, kemudian diisi media tanam sampai penuh

4. Menyiramkan benih yang telah ditanam hingga semua media tanam cukup basah dengan menggunakan gembor

Tips merawat tanaman jeruk dalam pot :

a. Persiapkan Media Tanam

Masukan media ke dalam pot. Setelah itu, lubangi bagian tengah media tanam, lalu tambahkan pupuk kandang atau pupuk KLC dengan perbandingan 2:2:1.

b. Pemilihan Bibit Jeruk

Bibit yang cocok digunakan untuk kegiatan tanam jeruk dalam pot adalah bibit hasil okulasi, bibit hasil okulasi memiliki kualitas yang bagus, sehingga pohon jeruk nantinya dapat tumbuh subur dan tidak gampang mati.

c. Pemupukan Jeruk

Tanaman jeruk sendiri membutuhkan 3 kali pemupukan di tahun pertama yaitu pada usia 6 bulan, 9 bulan dan 12 bulan. Anda bisa menggunakan pupuk organik maupun non organik.

d. Pengairan Bibit Jeruk

Pengairan dilakukan sebanyak 2 kali sehari yaitu pagi hari saat matahari belum terlalu terik dan juga sore hari saat udara sudah tidak terlalu panas.

e. Penyiangan Gulma

Proses penyiangan gulma dapat dilakukan selama 3 minggu sekali. Namun, anda perlu melakukan penyiangan dengan hati-hati agar tidak merusak perakaran jeruk.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....