Perlukah Ayam Divaksin?
- 28 Mei 2024 18:56 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Ayam merupakan hewan ternak yang rentan terhadap berbagai macam penyakit, seperti ND atau tetelo maupun AI atau flu burung. Selain itu ada juga beberapa penyakit lain yang juga perlu diperhatikan seperti IB dan gumboro.
Sebagai contoh, pada ayam umur 4 hari diberikan vaksin ND dan IB, kemudian pada umur 10 hari diberikan vaksin gumboro, dan pada umur 21 hari diberikan vaksin ND strain La Sota. Aplikasi vaksin dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti semprot, air minum, tetes mata, suntik intra muskular maupun suntik di bawah kulit.
Dilansir dari akun facebook BSIP Kaltim, vaksinasi ayam akan membangun kekebalan tubuh ayam sehingga diharapkan ternak menjadi kuat saat ada wabah menyerang. Namun, sebelum memberikan vaksin harus diperhatikan kondisi ternak agar dalam keadaan yang sehat sehingga hasil yang diharapkan akan optimal.
Salah satu cara memberikan vaksin kepada hewan ternak ayam adalah melalui air minum. Pada ayam broiler sebaiknya dilakukan puasa sekitar 2 jam sebelum pemberian vaksin. Bahan yang diperlukan adalah air, susu skim dan vaksin. Perlu diketahui bahwa air yang dipakai harus bebas klorin dan desinfektan lainnya.
Jumlah air yang dibutuhkan adalah sebanyak yang akan habis diminum ternak dalam waktu 1-2 jam. Jumlah air dapat dihitung dengan rumus jumlah ayam dikalikan umur ayam dibagi dengan 1000. Susu skim dipakai 2 gram per liter air, kemudian vaksin dicampurkan pada larutan tersebut.
Pemberian vaksin melalui air minum contohnya adalah vaksin gumboro A pada umur 10 hari dan vaksin ND La Sota pada umur 21 hari. Dengan memperhatikan pentingnya vaksinasi dalam industri peternakan ayam, penting bagi para peternak untuk bekerja sama dengan dokter hewan dan otoritas kesehatan hewan untuk mengembangkan jadwal vaksinasi yang tepat dan memastikan bahwa semua ayam mendapatkan perlindungan yang cukup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....