Makanan Terbaik di Asia Tenggara Versi Taste Atlas
- 27 Mar 2024 09:17 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Taste Atlas adalah media daring yang memuat ensiklopedia rasa serta daftar hidangan tradisional dunia, bahan-bahan lokal, dan restoran otentik dari berbagai negara di dunia. Ensiklopedia kuliner Taste Atlas pada 16 Maret 2024 merilis daftar makanan terbaik di Asia Tenggara. Sebanyak lima makanan Indonesia masuk dalam peringkat 10 teratas.
1. Siomay (Indonesia): 4,8 bintang
Siomay merupakan masakan Indonesia yang berasal dari warga Tionghoa. Siomay terbuat dari pangsit kukus diisi daging ikan dengan tambahan telur, kentang, kubis, tahu, atau pare. Semua bahan lalu dipotong dan diberi siraman saus kacang, kecap manis, sambal, serta sedikit perasan jeruk nipis.
2. Roti Canai (Malaysia): 4,7 bintang
Roti canai berasal dari pekerja India yang menyebarkan resep masakan ini saat merantau ke Malaysia. Roti canai merupakan roti pipih goreng yang terbuat dari tepung, air, telur, dan mentega tradisional India bernama ghee.
3. Pempek (Palembang, Indonesia): 4,7 bintang
Pempek merupakan makanan khas Palembang, Sumatera Selatan. Proses pembuatannya yakni dibuat dari daging ikan yang digiling lembut, dicampur tepung kanji atau tepung sagu, serta dengan penambahan komposisi bahan lain seperti telur, bawang putih yang dihaluskan, penyedap rasa, dan garam. Pempek biasanya disajikan dengan kuah yang disebut cuko yang memiliki rasa asam, manis dan pedas.
4. Rawon (Surabaya, Indonesia): 4,7 bintang
Rawon merupakan masakan khas Surabaya, Jawa Timur. Sup ini terbuat dari rebusan daging sapi dan rempah-rempah seperti kluwek, daun jeruk, serai, jahe, dan cabai. Kunci dari rawon adalah penggunaan buah hitam bernama kluwek. Rempah ini menimbulkan warna kehitaman yang khas pada rawon.
5. Karipap (Malaysia) 4,7 bintang
Karipap atau curry puff kabarnya ditemukan orang Melayu dari Semenanjung Malaya serta sebagian Sumatera dan Kalimantan. Namun, makanan ini juga populer di Thailand dan Singapura. Karipap atau curry puff sekilas mirip pastel tetapi kulitnya berlapis dan teksturnya lebih renyah dengan isian kari ayam dan kentang, tuna, sarden, dan rendang daging sapi.
6. Batagor (Bandung, Indonesia): 4,7 bintang
Batagor (singkatan dari Baso, Tahu, Goreng), merupakan jajanan khas Bandung yang kini sudah dikenal hampir di seluruh wilayah Indonesia. Batagor dibuat dari tahu yang dilembutkan dan diisi dengan adonan berbahan ikan tenggiri dan tepung tapioka lalu dibentuk menyerupai bola yang digoreng dalam minyak panas selama beberapa menit hingga matang.
7. Soto Betawi (Jakarta, Indonesia): 4,7 bintang
Soto betawi khas Jakarta merupakan hidangan populer yang banyak dijual di warung pinggir jalan dan restoran. Soto betawi terbuat dari daging sapi yang direbus dalam kuah santan dengan bumbu serai, kunyit, lengkuas, daun jeruk, dan ketumbar. Soto lalu disajikan dengan tomat, daun bawang, kecap manis, kerupuk emping, nasi putih, dan acar.
8. Kari Phanaeng (Thailand): 4,6 bintang
Kari Phanaeng adalah salah satu jenis kari Thailand yang ditandai dengan teksturnya yang kental dan rasa kacang yang asin-manis. Ini terdiri dari daging yang direbus dengan cabai kering, daun jeruk purut, santan, ketumbar, jinten, bawang putih, serai, bawang merah, dan kacang tanah.
9. Phat Kaphrao (Thailand): 4,6 bintang
Phat kaphrao salah satu masakan paling populer di Thailand. Phat kaphrao terdiri dari tumisan daging atau makanan laut cincang dengan kemangi, bumbu bawang merah, bawang putih, dan cabai, serta kecap, gula, dan kecap ikan. Tumis ini disajikan dengan nasi, telur goreng, dan kecap ikan.
10. Tom Kha Gai (Thailand): 4,5 bintang
Tom Kha Gai merupakan sup ayam khas Thailand yang aromatik. Menurut Feast At Home, 'kha' berarti lengkuas. 'Gai', berarti ayam, dan 'tom' artinya matang. Dengan pengertian nama itu, jelas sup ini merupakan sup ayam yang diracik dengan tambahan lengkuas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....