Menangkan Prediksi Pilpres Berturut-turut, Denny JA Terima Penghargaan
- 19 Feb 2024 14:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menerima penghargaan dari LEPRID (Lembaga Prestasi Indonesia Dunia) The Legend Award. Ini diberikan atas prestasinya berhasil memprediksi kemenangan presiden lima kali berturut- turut.
"Ini bukan hanya kemenangan LSI Denny JA, ini kemenangan gagasan yang lebih besar. Yaitu kemenangan strategi politik berbasis data, kemenangan kampanye berbasis riset, dan kemenangan politik praktis yang dikawinkan dengan ilmu pengetahuan," katanya, Senin (19/2/2024).
Menurutnya, ia hanya mungkin mampu melakukan hal yang luar biasa. Yakni ikut memenangkan capres lima kali berturut- turut karena data yang akurat.
Pihak LEPRID menyatakan Denny JA sudah mencapai prestasi puncak yang tak pernah terjadi di dunia. Yaitu konsultan politik yang berhasil memenangkan presiden lima kali berturut- turut di negaranya.
"Jika satu pemilu presiden terjadi setiap lima tahun, itu artinya Denny JA sudah malang melintang lebih dari dua puluh tahun. Dalam pemilu presiden dan selalu menang," ujar Paulus Pangka dari LEPRID.
Denny mencontohkan pentingnya data untuk menyusun strategi. Menurutnya, Pilpres 2024 diibaratkan sebagai film layar lebar.
"Ada satu episode penting yaitu masuknya Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto. Gibran adalah the game changer," katanya.
"Pada Agustus 2023, jauh hari sebelum putusan MK yang akhirnya membolehkan Gibran menjadi cawapres, LSI Denny JA sudah mengumumkan hasil survei. Hasilnya Prabowo yang dipasangkan dengan Gibran dapat menang, mengalahkan pasangan manapun."
LSI Denny JA, kata dia, berperan di belakang memberi panduan awal. Walau selaku konsultan, LSI Denny JA juga menggelar door to door langsung ke rumah penduduk di 28 kabupaten battle ground.
Ia juga melakukan tebar Billboard di bandar besar dan marketing di medsos. "Sekali lagi, saya terima penghargaan ini karena pesan yang kuat, bahwa kemenangan strategi politik yang berbasiskan data dan riset," kata dia1.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....