Freelance Jadi Pilihan Favorit Gen Z Sekarang
- 25 Apr 2025 08:36 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Generasi Z, kelompok yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, kini menjadi perhatian dalam dunia ketenagakerjaan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2023, dari total angkatan kerja Indonesia yang berjumlah 147,71 juta orang, sebanyak 28,5 persen di antaranya berasal dari kelompok usia 15-24 tahun, yang mayoritas adalah Gen Z.
Seiring bertambahnya usia produktif mereka, pilihan karier Gen Z mulai bergeser dari pekerjaan kantoran konvensional ke sistem kerja freelance. Hasil survei Populix bertajuk The Future of Work: Freelancing in Indonesia 2023 menyebutkan, sekitar 58 persen Gen Z di Indonesia tertarik menjalani pekerjaan freelance karena dinilai lebih fleksibel dan bisa menentukan ritme kerja sendiri.
Selain faktor fleksibilitas, alasan finansial juga menjadi pertimbangan utama. Dalam laporan yang sama, 41 persen responden Gen Z mengaku bisa mendapatkan penghasilan lebih tinggi melalui freelance dibanding kerja kantoran dengan gaji tetap. Hal ini diperkuat oleh laporan LinkedIn 2023 yang mencatat kenaikan 26 persen freelancer dari kalangan Gen Z di kawasan Asia Tenggara sejak 2021.
Di sisi lain, ketidakpuasan terhadap budaya kerja kantoran turut mendorong tren ini. Survei Deloitte Global 2023 menunjukkan bahwa 49 persen Gen Z merasa stres akibat tuntutan pekerjaan di kantor dan menilai sistem kerja 9-to-5 mulai tidak relevan dengan perkembangan zaman.
Meski begitu, tren freelance di kalangan Gen Z juga memiliki tantangan. Tidak adanya jaminan pendapatan tetap dan fasilitas seperti BPJS Kesehatan maupun pensiun, menjadi isu yang masih harus dicari solusinya. Kementerian Ketenagakerjaan RI pun menyatakan tengah menyusun regulasi untuk memperkuat perlindungan tenaga kerja informal dan freelance.
Dengan segala dinamika tersebut, freelance diprediksi akan terus menjadi pilihan utama bagi Gen Z dalam beberapa tahun ke depan. Adaptasi sistem ketenagakerjaan nasional terhadap pola kerja fleksibel pun menjadi pekerjaan rumah pemerintah dan pelaku industri.
Fenomena Gen Z memilih freelance ketimbang kerja kantoran bukan sekadar tren, melainkan cerminan perubahan nilai, pola pikir, dan cara kerja generasi masa kini. Dunia kerja yang lebih fleksibel dan berbasis hasil kini menjadi preferensi utama, seiring perkembangan teknologi digital dan peluang pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....