Ini Profil-Perjalanan Karir Jansen Manansang Pendiri OCI TSI
- 22 Apr 2025 19:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nama Jansen Manansang selaku salah satu pendiri Oriental Circus Indonesia (OCI) Taman Safari Indonesia (TSI) menjadi sorotan publik. Selain pendiri OCI TSI, Jansen Manansang diketahui menjabat Direktur TSI Group.
Simak profil dan perjalanan karir Jansen Manansang pendiri OCI TSI. Nama Jansen Manansang disorot, terkait dugaan kasus penganiayaan pemain dan ekploitasi anak di bawah umur.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah eks pemain OCI TSI melaporkan dugaan kasus penganiayaan, eksploitasi, dan pelanggaran HAM. Mereka melaporkan ke kantor Kementerian HAM.
Dalam pengakuannya, sejumlah eks pemain OCI TSI menyebutkan, para pemilik sirkus tersebut melakukan tindak kekerasan, perbudakan, eksploitasi anak. Eks pemain OCI TSI ini mengaku, menerima berbagai bentuk penyiksaan.
Penyiksaan itu, seperti dipukul, disetrum, dipisahkan dari anaknya, dipaksa bekerja dalam kondisi kurang sehat. Hingga, dipaksa makan kotoran hewan sirkus OCI TSI.
Di satu sisi, pihak TSI membantah semua pernyataan eks pemain OCI. Pasca tuduhan kasus itu, nama Jansen Manansang menjadi sorotan publik.
Profil dan Perjalanan Karir Jansen Manansang
Melansir laman resmi TSI, Jansen Manansang mendirikan Taman Safari tidak sendirian. Taman Safari dikembangkannya bersama saudara-saudaranya yakni Frans Manansang dan Tony Sumampau.
Jansen Manansang merupakan pria kelahiran Jakarta tahun 1942. Dua saudaranya itu, merupakan adalah anak dari seorang pemain sirkus keliling, Hadi Manansang.
Sejak usia tujuh tahun, Jansen Manansang bersama saudara-saudaranya mengikuti rombongan sirkus keliling bernama Bintang Akrobat dan Gadis Plastik. Perjalanan Hadi Manansang dan ketiga anaknya dalam membangun TSI tertulis dalam buku berjudul 'Tiga Macan Safari'.
Buku tersebut, diterbitkan Gramedia Pustaka Utama pada 2 Desember 2019 silam. Dalam buku itu, Frans Manansang menceritakan, sang ayah Hadi Manansang memulai perjalanannya dari nol.
Hadi Manansang merupakan seorang pria yang hidup sebatang kara pasca Perang Dunia. Hadi Manansang berasal dari Shanghai, Tiongkok dan sempat di Filipina, lalu masuk ke Manado.
Latar belakang tersebut, menjadi cikal-bakal membangun Taman Safari juga Oriental Circus Indonesia hingga sebesar ini. Melansir laman resmi Yayasan Badak Indonesia (YABI), Jansen Manansang menjabat sebagai Ketua Pengurus Yayasan dan Direktur Eksekutif YABI.
Jansen Manansang menjabat dua jabatan itu sejak 2022. Sosoknya juga turut andil di proses pembangunan Suaka Rhino Sumatera (SRS) Taman Nasional Way Kambas di tahun 1990an.
Sebelumnya, Jansen Manansang juga menjadi salah satu bagian dari Dewan Pembina Yayasan Badak Indonesia. Hidupnya berkecimpung dalam dunia pelestarian alam, flora dan fauna, menghantarkan Jansen Manansang menyabet banyak penghargaan.
Jansen Manansang mendapat penghargaan bergengsi 'Outstanding Contribution for Animal Welfare' dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI). Penghargaan ini diberikan atas dedikasi Jansen Manansang dalam meningkatkan kesejahteraan hewan di Indonesia.
Jansen Manansang juga mendapatkan penghargaan dari Messenger Of Revival (MORE). MORE menobatkan Jansen sebagai Father of Wildlife Conservation atau Bapak Konservasi Lingkungan Hidup Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....