Pentingnya Rencanakan Libur Lebaran Sejak Dini

  • 22 Mar 2025 11:08 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Lebaran selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia. Selain menjadi ajang silaturahmi, libur panjang ini juga dimanfaatkan untuk berwisata, baik oleh warga dalam kota maupun luar kota. Namun, bila tidak direncanakan sebelumnya, kepadatan di tempat wisata dan kemacetan di jalur mudik sering kali menjadi tantangan tersendiri.

Banyak warga dalam kota yang memilih untuk tetap menikmati liburan di daerah mereka. Misalnya, Santi, warga Malang, lebih memilih mengunjungi tempat wisata lokal daripada bepergian ke luar kota. “Saya lebih suka liburan di dalam kota, seperti ke Museum Angkut atau Eco Green Park, karena tidak perlu menghabiskan banyak waktu di perjalanan,” ujarnya, Sabtu (22/3/2025).

Di sisi lain, pemudik dari luar kota menjadikan momen ini untuk berwisata sekaligus pulang kampung. Christian, seorang warga Surabaya yang berencana ke Malang untuk liburan, ia sudah mempersiapkan jauh yang dibutuhkan. “Setelah mengetahui jadwal pekerjaan dan libur, saya berniat bertemu keluarga, saya ingin sekalian menikmati wisata alam dan kuliner khas Malang,” katanya.

Kepadatan di tempat wisata menjelang lebaran dan saat lebaran sering kali membuat pengalaman liburan kurang nyaman. Selain antrean panjang, harga tiket masuk dan akomodasi juga cenderung naik saat musim liburan. Salah satu tantangan utama adalah kemacetan di jalur-jalur utama menuju destinasi wisata.

Dalam merencakan liburan perlu dilakukan jauh hari, agar rencana bisa optimal dan biaya tidak membengkak. Menurut Yuni, seorang pengelola agen perjalanan, masyarakat perlu mempersiapkan diri dengan baik agar liburan tetap menyenangkan.

“Wisatawan harus punya alternatif jika tempat tujuan terlalu penuh. Selain itu, penting untuk memesan tiket dan penginapan lebih awal,” ujarnya.

Agar liburan Lebaran tetap nyaman dan lancar, berikut beberapa solusi yang dapat diterapkan yaitu pilih waktu yang tepat dengan menghindari berkunjung pada hari pertama atau kedua setelah Lebaran, karena ini merupakan puncak kepadatan wisatawan.

Selanjutnya diharapkan menggunakan transportasi alternatif, Jika memungkinkan gunakan kereta atau bus wisata untuk menghindari kemacetan di jalan raya. Selain tempat wisata terkenal, pertimbangkan juga mengunjungi destinasi yang kurang ramai namun tetap menarik.

Kemudian jangan lupa pesan tiket dan akomodasi jauh - jauh hari agar lebih murah dan tidak takut kehabisan. Selanjutnya siapkan perbekalan secukupnya dan obat ringan atau obat pribadi.

“Yang terpenting juga rumah dikontrol dan dipastikan aman sebelum bepergian liburan,” tutup Yuni dengan tersenyum kepada www.rri.co.id.

Dengan perencanaan yang matang, liburan Lebaran bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan tanpa harus menghadapi kepadatan yang berlebihan dengan biaya yang lebih ekonomis serta aman lancar.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....