"Smart Traffic Light" Inovasi Dari Siswa SMK PGRI 1 Ngawi Menggunakan AI.

  • 20 Des 2024 12:09 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Menjadi seorang pelajar bukan hanya dituntut belajar dengan tekun tetapi juga bisa menerapkan apa yang diberikan disekolah dengan membuat inovasi dan karya yang bisa dibanggakan. Hal itu juga yang dilakukan siswa SMK PGRI 1 Ngawi yang menorehkan prestasi dengan memperoleh Juara 1 dalam lomba inovasi teknologi yang di selenggarakan Polda Jawa Timur di 2024.

Tim yang terdiri dari Rasiya Aditia Saputra (kelas X TKJ D), Tegar Saputra (kelas XI TKJ D), Vabila Engelitha Putri (kelas XI TKJ D) dan Daniel Ranggabani Putra Dau (kelas XII TKJ A) serta dibimbing langsung oleh gurunya yaitu Slamet Rizky K., S.Pd., dan Slamet Yulianto, S.Kom., ini membuat Inovasi yang dinamai “Smart Traffic Light”

“Kita dikasih info sama Pak Rizki dan Pak Slamet kalau ada lomba di Polda Jatim itu lomba inovasi teknologi. Terus habis itu kebetulan kita itu kan punya kakak kelas namanya Mas rangga yang ahli dipemrograman. Wah udah ada gambaran kan buat apa di itu habis itu ketemulah sama Adit sama Tegar Kebetulan juga temenan kan sering ketemu makanya kita ikut lomba itu jadi satu tim oke terus habis itu kita diskusi mau buat apa, Teknologi yang bermanfaat untuk masyarakat kita harus benar-benar mikir kan terus ketemulah usulan Smart traffic light “ cerita Vabila Engelitha Putri atau akrab dipanggil Bila.

Siswa SMK PGRI 1 Ngawi (Adit dan Bila) didampingi Guru (Pak Rizky) saat ngobrol di Pro 2 RRI Madiun. (Foto: Nia/RRI)

Lomba yang diikuti oleh 82 peserta dari pelajar SMA/SMK sederajat se Jawa Timur itu, membuat Tim SMK PGRI 1 Ngawi terus berusaha untuk membuat karyanya bisa sesuai harapan mereka. Selama 10 hari mereka bergadang untuk membuat simulasi Smart Traffic Light (sistem lampu lalu lintas cerdas) yang menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI). Inovasi ini bertujuan untuk mengurai kemancetan dan meningkatkan efisiensi lalu lintas.

“Kita menghabiskan waktu 10 hari, pertamanya itu pastinya butuh persiapannya dulu,jadi kita mempersiapkan banyak buat membikin maketnya atau miniature persimpangan. kalau udah terus habis itu bikin perangkat lunaknya sampai pemrogramnya. Pastinya dibantu Pak Rizki dan Pak Slamet “ tambah Rasiya Aditia Saputra atau yang akrab dipanggil adit.

Mereka juga menjelaskan bahwa Sistem ini mampu mendeteksi jumlah kendaraan di setiap jalur dan menyesuaikan durasi lampu hijau, kuning, dan merah sesuai dengan kepadatan lalu lintas. Sistem ini bekerja dengan menggunakan tiga komponen utama, yaitu kamera, komputer, dan Raspberry Pi. Kamera akan menangkap gambar jumlah kendaraan di jalan, kemudian data tersebut diproses menggunakan model AI Yolo V5 di komputer, yang kemudian dikirimkan ke Raspberry Pi untuk mengatur lampu lalu lintas.
“Dengan bantuan kamera dan AI, sistem ini kaya mengatur durasi lampu lalu lintas. kalau terdeteksi kemacetan, durasi lampu hijau akan diperpanjang, sementara jika lalu lintas lancar, durasi lampu hijau akan normal,” ujar Bila.

Saat dinobatkan menjadi Juara 1. Siswa SMK PGRI 1 Ngawi dan Guru Pembimbing. (Foto: doc.SMK PGRI 1 Ngawi)

Besar harapan Bila dan Adit bahwa inovasi yang mereka buat dapat membantu menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dan semoga ini bisa segera diterapkan.
Dengan semangat dan ide brilian yang siswa SMK PGRI 1 NGAWI ini tunjukkan, membuktikan bahwa generasi muda juga mempu menciptakan perubahan nyata melalui teknologi sekaligus ini merupakan upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas di Indonesia.

Tak lupa mereka juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung dan mendoakan mereka. Terutama Pihak sekolah yang sudah memberikan fasilitas secara penuh.

“Terima kasih kepada bapak kepala sekolah, pak Farid, bapak ibu guru kita pak Rizki, Pak Slamet Yulianto, wali kelas kita. Semuanya dan teman teman semua. Terima kasih semuanya”, pungkas Bila dan Adit Kompak.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....