Sifat Positif Binatang sebagai Cerminan Resolusi 2025
- 15 Des 2024 09:11 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar : Tahun 2025 sudah semakin dekat. Tentu di tahun 2025 kita berharap akan lebih baik lagi dalam berbagai hal. Untuk itu menetapkan resolusi di tahun 2025 nanti sangatlah penting. Salah satu resolusi yang bisa dilakukan adalah mengandangkan sifat-sifat negatif yang ada di dalam diri. Sifat negatif ini umumnya identik dengan sifat yang dimiliki binatang. Namun jika ditelaah lebih dalam sebenarnya binatang juga memiliki sifat-sifat positif yang dapat kita jadikan cerminan.
Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Ni Putu Mayun Padmawati menjelaskan, kandang adalah tempatnya binatang. Bagaimana kita mengandangkan sifat-sifat kebinatangan yang ada dalam diri kita. Apakah sifat kebinatangan itu jelek? Belum tentu. Apakah Binatang itu tidak bermanfaat? Belum tentu. Kalau kita marah jangan semua isi kebun binatang kita sebutkan dan jangan kemudian kita memberikan stigma bahwa binatang itu jelek. Binatang itu punya manfaat, asalkan kita bisa memilah. Dengan kata lain, sifat positif yang ada pada binatang itu yang kita keluarkan dan sifat negatif dari binatang itu yang kita tarik dan kandangkan.
Putu Mayun menambahkan, sifat-sifat positif dari binatang yang bisa kita ambil sebagai cerminan untuk resolusi tahun 2025, diantaranya sebagai berikut.
1. Sifat Bersaing.
Kita sering mengatakan jangan memakai hukum rimba, jangan seperti binatang, yang kuat itu menang, yang tidak kuat itu kalah atau tertindas,. Itulah kehidupan nyata. Sekarang bagaimana kita menyikapi dengan apa, dengan kita menjadi binatang-binatang yang hebat dengan membuat gebrakan baru dan membangun diri dan mengisi skill dan pengetahuan supaya kita bisa ada di rimba-rimba yang baru. Rimba yang dulu adalah pohon-pohon yang besar, tetapi sekarang rimba adalah pergaulan dan interaksi kita. Intinya untuk resolusi di tahun 2025 ini, kita harus mengasah kemampuan dan memperkuat diri kita untuk menjadi pemenang tanpa menyakiti orang lain.
2. Sifat Memilah
Kita bisa meniru sifat positif hewan sadwika seperti angsa dan bebek. Dia bisa memilah gabah diantara batu-batu. Kita hidup dalam persaingan bebas pastinya banyak cobaan. Bagaimana kita bisa mencari nafkah diantara hal-hal yang negatif. Contohnya ketika kita berada dalam kehidupan glamor Bali yang serba matrialistik dan tidak jauh dari narkoba. Ketika kita berada di dalam hingar bingar pariwisata Bali ini, bagaimana kita bisa mencari nafkah, tetapi tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba dan hal negatif lainnya. Itu yang bisa kita tiru dari sifat Angsa dan Bebek ini untuk resolusi kita di tahun 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....