Dentista di Jepang: Warga Jepang Membawa Sampah Mereka Pulang

  • 11 Okt 2024 19:53 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Dentista Queena atau yang akrab disapa Denta menjadi salah satu siswa program pertukaran pelajar dengan negara tujuan Jepang. Menjalani program selama sepuluh hari di negeri Sakura, Denta mengaku mendapat banyak pengalaman, terutama terkait pengetahuan dan kebudayaan. Denta yang baru pertama kali mengikuti program tersebut, merasa beruntung atas terpilihnya dia dan empat siswa lainnya.

“Seleksinya dibagi dua kota, Madiun dan Ponorogo. Ada tes administrasi, video perkenalan yang kemudian per kota diambil 10 besar buat masuk ke tes bakat minat dan wawancara. Dari situ dijaring lagi menjadi 5 anak yang berhasil ke Jepang”, ungkap Denta.

Mengikuti berbagai tahapan seleksi, Denta dinyatakan lolos dan berhak menjadi peserta pertukaran pelajar yang dibiayai pihak penyelenggara secara penuh. Dengan system orang tua asuh, Denta tinggal bersama keluarga Jepang selama menjalani program tersebut. Berbekal kursus Bahasa Jepang singkat selama karantina, Denta mengaku tidak mengalami kesulitan yang berarti dalam komunikasi. Namun, dia mengaku tetap mengalami cultur shock, terlebih terhadap budaya disiplin yang sangat ketat di sana.

“Jujur, awalnya masih ada cultur shock karena kebiasaan baru dan budaya baru juga. Di Jepang itu disiplin banget. Misalnya tentang bis. Kalau di jadwalnya jam 7 berangkat, itu bener-bener jam 7 berangkat. Terus tentang kebersihan. Di sana bersih banget tapi justru di sana tuh unik banget karena di sana jarang ditemui tempat sampah. Kita harus bawa sampahnya pulang ke rumah, terus di rumah itu juga dibagi beberapa bagian lagi (sesuai jenis sampahnya). Jadi sampahmu, tanggung jawabmu”, jelas Denta.

Menjalani program pertukaran pelajar, lanjut Denta, memberikan banyak pengalaman dan manfaat baginya. Denta mengaku mendapat kebiasaan baru yang membentuk diri lebih baik dan lebih membuka cara pandangnya.

“Kesan yang menyenangkan banget. Dengan datang ke berbagai tempat di sana, jadi mengubah pikiranku ternyata banyak tempat yang belum aku tahu. Jadi pengen mencoba terus program-program seperti ini. Pengen ikut lagi”, pungkas Denta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....