BPOM Lakukan Bimtek Petugas Pengelola Pasar Sumba Barat

  • 26 Agt 2024 16:21 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Balai POM di Kupang melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) bagi petugas pengelola pasar, bertempat di Kantor Pasar Weekarou, Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Senin (26/8/2024).

Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya Etni Ira Risva Banunu mengatakan, Badan POM mempunyai Program Prioritas Nasional yaitu Desa Pangan Aman, Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah Aman, dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, program ini sudah dilaksanakan tahun 2022 di Kabupaten Sumba Barat.

”Kami melaksanakan pengawalan, khususnya pasar. Masyarakat kita sering membeli pangan di pasar, sayangnya di pasar masih ditemukan bahan berbahaya yang dijual seperti boraks dan formalin. Untuk itu, mari hari ini kita sama – sama refresh bagaimana cara menggunakan rapid test kit, cara sampling dan pengujiannya,” kata Etni.

Materi yang diberikan dalam bimtek menurut Etni, terkait pasar pangan aman, pengambilan contoh, praktek uji cepat rapid test kit 4 bahan berbahaya (rhodamin b, formalin, boraks, dan methanyl yellow) dan Cek KLIK disampaikan oleh Etni.

”Bahan berbahaya yang sering disalahgunakan dalam pangan efeknya sangat besar untuk kesehatan. Misalnya saja formalin. Formalin biasanya digunakan untuk mengawetkan mayat, tapi ditambahkan dalam ikan agar ikan tahan lama, padahal produk ikan segar akan tahan lama jika suhunya kita jaga, bukan dengan menambahkan formalin,” kata Etni.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumba Barat Viktor Umbu Sulung mengatakan melalui kegiatan ini informasi kemanan pangan dapat diketahui oleh semua orang di pasar.

”Jadi informasi ini sangat bermanfaat untuk kami. Semoga tahun depan permintaan kami untuk pengadaan rapid test kit dapat disetujui, sehingga kami bisa maksimal melakukan pengawasan di pasar,” ujar Viktor.

Setelah semua materi disampaikan, dibuka ruang diskusi. Melalui kegiatan ini diharapkan bermanfaat bagi pengelola pasar dalam melakukan pengawasan di pasar agar menjamin pangan yang dijual tetap aman. (bpom/CS)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....