Johni Leo: Sekolah Gratis Butuh Kerja Sama Komite
- 15 Jun 2025 09:44 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Upaya mewujudkan pendidikan gratis di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjadi harapan banyak pihak, terutama di daerah-daerah terpencil. Kepala SMK Negeri Kolbano, Jhoni Leo, S.Si dalam obrolannya bersama Pro 4 RRI Kupang, Rabu (11/6) menegaskan sekolah gratis bukanlah hal yang mustahil, selama ada kerja sama yang solid antara pihak sekolah dan komite orang tua.
“Sekolah gratis bisa diusahakan, asalkan ada kemauan bersama dari pihak sekolah dan komite. Banyak hal bisa disiasati asal ada komunikasi yang baik dan transparan,” kata Jhoni Leo pada RRI Kupang.
Menurutnya, salah satu kunci utama adalah pengelolaan dana secara jujur dan efisien. Ia menambahkan bahwa meskipun dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah tidak selalu mencukupi, namun kolaborasi dengan orang tua murid dan dukungan dari masyarakat sekitar bisa menjadi penopang tambahan.
“Kami di SMK Negeri Kolbano terus berupaya agar biaya pendidikan tidak menjadi beban. Komite sekolah ikut berperan penting dalam merancang program yang mendukung keringanan biaya, seperti gotong royong, sumbangan sukarela, dan juga kerja sama dengan mitra lokal,” tambahnya.
Jhoni juga menekankan bahwa program sekolah gratis sebaiknya tidak dimaknai sebagai ketiadaan biaya sepenuhnya, melainkan pengurangan beban biaya yang signifikan bagi siswa, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Yang penting akses pendidikan jangan sampai tertutup karena alasan ekonomi. Sekolah harus jadi rumah bagi semua anak, bukan hanya mereka yang mampu membayar,” tutupnya.
Untuk diketahui, SMK Negeri Kolbano saat ini memiliki lebih dari 500-an siswa dan terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, dengan fokus pada keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan daerah. (DB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....