Sejarah Kue Ulang Tahun
- 21 Jul 2024 11:47 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Sejarah kue ulang tahun dimulai pada zaman kuno di Mesir kuno, di mana adat menyajikan roti bulat yang dihiasi dengan lilin untuk dewa-dewi mereka. Di Roma kuno, kue madu menjadi populer untuk perayaan ulang tahun.
Tradisi modern kue ulang tahun yang mirip dengan yang kita kenal sekarang mulai muncul di Eropa abad pertengahan, ketika adat menyalakan lilin di atas kue mulai berkembang. Sekarang, kue ulang tahun menjadi simbol perayaan dan sering kali dihias dengan berbagai tema dan desain yang kreatif.
Desain kue ulang tahun modern yang kita kenal sekarang tidak secara spesifik dapat ditelusuri kepada satu orang atau satu kejadian tertentu. Perkembangan desain kue ulang tahun lebih merupakan hasil evolusi dari berbagai tradisi perayaan di berbagai budaya. Namun, penggunaan lilin sebagai elemen dekoratif yang menonjol di atas kue dikenal berasal dari zaman Romawi kuno dan Eropa abad pertengahan.
Kue ulang tahun atau bolu ultah (bahasa Inggris: birthday cake) hingga sekarang menjadi kudapan yang dimakan sebagai bagian dari perayaan ulang tahun. Kue ulang tahun sering berupa kue lapis dengan hiasan yang disajikan dengan lilin kecil menyala di atasnya yang mewakili usia orang yang berulang tahun. Kue-kue dalam perayaan ulang tahun ini beragam, termasuk kue cangkir, cake pop, kue kering, dan tar. Kue tersebut sering dihias dengan ucapan "selamat ulang tahun" dengan nama orang yang berulang tahun.
Apakah Anda termasuk orang yang suka menghadiahkan kue ulang tahun buat orang lain yang merayakan hut? Kini tidak perlu lagi repot membuatnya sendiri karena sudah tersedia banyaj toko atau UMKM perorangan yang menyediakan kue tart hut dengan beraneka ragam model, bentuk, dan warna yang sesuai dengan keinginan Anda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....