Mengenal Tiliaya, Kudapan Khas Daerah Gorontalo

  • 12 Jan 2024 13:01 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas tersendiri, termasuk Gorontalo yang kaya akan berbagai hidangan tradisional, salah satunya adalah Tiliaya. Tiliaya merupakan hidangan khas Gorontalo yang umumnya disajikan saat sahur selama bulan Ramadhan dan juga pada acara tahlilan.

Biasanya, Tiliaya ditempatkan berdampingan dengan nasi kuning, dan selain memiliki tekstur dan rasa yang unik, hidangan ini menjadi favorit setelah selesai pelaksanaan tahlilan. Tiliaya diakui sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia sejak tahun 2019, menurut informasi yang diperoleh dari warisanbudaya.kemdikbud.go.id. Hidangan ini sudah ada sejak abad ke-15, menjadi favorit di kalangan para raja pada masa itu, serta menjadi simbol perlawanan terhadap bangsa Portugis.

Cara pembuatan Tiliaya sangat mudah, hanya dengan menyediakan 10 butir telur ayam, 1/2 kg gula aren, dan 1 gelas santan kelapa. Langkah pertama adalah menghaluskan gula aren, lalu mencampurnya dengan telur dan santan dalam satu wadah. Selanjutnya, aduk rata menggunakan whisker atau mixer. Setelah tercampur rata, saring adonan dan tuangkan ke dalam cetakan atau gelas kecil, tambahkan daun pandan di atasnya. Kemudian, kukus selama 15-20 menit, dan Tiliaya pun siap dinikmati.

Hidangan ini sangat istimewa karena tidak setiap hari bisa dinikmati. Menurut informasi yang dikutip dari antaranews.com sebagian besar penikmat, akan memilih nasi kuning sebagai pendamping makan tiliaya, sebagian lagi cukup dengan nasi putih. Sementara orang-orang yang lebih muda, lebih suka menikmatinya tanpa menu tambahan.

Sampai dengan sekarang Tiliaya masih menjadi salah satu panganan yang disukai oleh masyarakat Gorontalo. Kebanyakan pada saat puasa orang Gorontalo akan membuat Tiliaya yang akan disantap saat sahur karena diyakni akan lebih tahan saat melaksanakan ibadah puasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....