Sama-sama Disebut Kari, ternyata Jepang dan India Punya Cita Rasa Berbeda

  • 30 Agt 2026 19:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kari Jepang dan India punya rasa serta tekstur yang berbeda, dengan kari Jepang cenderung lebih lembut, manis, dan kental.
  • Kari India menggunakan rempah yang lebih beragam, sehingga rasa dan warna kari dapat berbeda di setiap daerah.
  • Kari Jepang berkembang dari pengaruh Inggris, lalu disesuaikan dengan selera dan kebiasaan makan masyarakat Jepang.

RRI.CO.ID, Jakarta – Kari dikenal sebagai salah satu makanan yang punya banyak versi di berbagai negara. Dua di antaranya adalah kari Jepang dan kari India yang memiliki rasa, tekstur, serta cara penyajian berbeda.

Kari Jepang atau kare biasanya memiliki rasa yang lebih gurih, lembut, dan sedikit manis. Kuahnya juga cenderung kental sehingga mudah menyatu dengan nasi putih.

Melansir Ministry of Agriculture, Forestry, and Fisheries, beberapa resep kari Jepang menggunakan bahan seperti apel atau madu untuk memberikan rasa manis. Karakter tersebut membuat kari Jepang terasa berbeda dari kari India yang umumnya lebih kuat aroma rempahnya.

Tekstur menjadi salah satu perbedaan yang paling mudah terlihat. Kari Jepang biasanya dibuat lebih kental, sedangkan kari India memiliki banyak jenis dengan tekstur yang berbeda-beda.

Kekentalan kari Jepang juga berkaitan dengan cara pembuatannya. Tepung digunakan untuk membantu membuat kuah menjadi lebih kental dan cocok disantap bersama nasi.

Sementara itu, kari India memiliki pilihan bahan dan bumbu yang jauh lebih beragam. Rempah seperti jintan, ketumbar, kapulaga, kunyit, dan cabai dapat digunakan sesuai jenis kari dan daerah asalnya.

Karena itu, warna kari India juga tidak selalu sama. Kari dapat berwarna kuning, merah, oranye, atau cokelat tergantung bahan dan rempah yang digunakan.

Menariknya, kari Jepang dan kari India ternyata memiliki hubungan sejarah yang cukup panjang. Kari masuk ke Jepang melalui pengaruh Inggris pada masa Meiji, setelah sebelumnya dikenal Inggris melalui masakan India.

Kari yang masuk ke Jepang kemudian mengalami banyak perubahan. Masyarakat Jepang menyesuaikan hidangan tersebut dengan bahan dan kebiasaan makan setempat hingga berkembang menjadi kare raisu yang dikenal sekarang.

Salah satu perubahan penting adalah cara penyajiannya. Kari Jepang biasanya disiram di atas nasi putih dan dilengkapi potongan daging, kentang, wortel, serta bawang bombai.

Kari juga pernah menjadi bagian dari makanan Angkatan Laut Jepang. Kari dipilih karena mudah dimasak dalam jumlah banyak dan dapat menjadi bagian dari menu dengan nasi.

Sementara itu, kari India memiliki tradisi yang sangat beragam dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Ada kari yang menggunakan santan, yoghurt, atau berbagai campuran rempah dengan rasa yang berbeda.

Perbedaan tersebut membuat istilah “kari” sebenarnya tidak menunjuk pada satu jenis makanan. Setiap negara dan daerah dapat mengembangkan kari sesuai bahan, selera, dan tradisi memasaknya.

Kari Jepang dan kari India akhirnya menjadi contoh bagaimana satu jenis masakan dapat berubah ketika berpindah ke tempat lain. Namanya tetap sama, tetapi rasa dan cara menikmatinya bisa berkembang menjadi sangat berbeda. (Rahmania Ulfah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....