Puluhan Tahun Bertahan, Es Krim Baltic Kwitang Tutup Permanen
- 17 Jul 2026 12:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Es Krim Baltic Kwitang resmi tutup permanen setelah beroperasi sejak 1939 dan menjadi salah satu ikon kuliner legendaris Jakarta lintas generasi.
- Penutupan terjadi karena tidak ada penerus usaha setelah pemilik Baltic meninggal dunia, sehingga gerai dan asetnya kini dipersiapkan untuk dijual.
- Kabar penutupan Baltic menuai reaksi warganet, banyak pelanggan menyampaikan rasa kehilangan karena memiliki kenangan dengan es krim legendaris tersebut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Toko Es Krim Baltic di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, resmi menutup gerainya secara permanen setelah puluhan tahun beroperasi. Gerai legendaris yang dikenal dengan cita rasa autentik tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan kuliner warga Jakarta lintas generasi.
Es Krim Baltic telah melayani pelanggan sejak tahun 1939 dan menjadi salah satu toko es krim tertua di Jakarta. Selama puluhan tahun, gerai tersebut mempertahankan resep khas yang membuat banyak pelanggan terus kembali untuk bernostalgia bersama keluarga.
Mantan karyawan Baltic, Jumiati membenarkan toko es krim legendaris tersebut sudah tidak lagi melayani pelanggan sejak awal tahun ini. Menurutnya, penutupan usaha terjadi setelah pemilik Baltic meninggal dunia akibat sakit pada penghujung tahun lalu.
"Pemilik Baltic telah meninggal dunia sehingga usaha keluarga ini akhirnya tidak memiliki penerus untuk melanjutkan operasional toko tersebut. Sejak Januari 2026 gerai resmi ditutup permanen dan seluruh aset kini dipersiapkan untuk proses penjualan," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 17 Juli 2026.
Bangunan Es Krim Baltic dikenal memiliki desain khas yang berbeda dibandingkan deretan pertokoan lain di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Letaknya yang berada dekat persimpangan lampu merah membuat gerai tersebut mudah dikenali oleh masyarakat maupun para pengunjung.
Sejak pertama beroperasi, Baltic menyajikan es krim menggunakan mangkuk keramik dan juga dalam bentuk stik kepada pelanggan setianya. Perkembangan zaman mendorong pengelola menghadirkan berbagai pilihan rasa baru tanpa menghilangkan ciri khas yang sudah melekat selama bertahun-tahun.
Baltic juga memperbarui identitas usahanya melalui perubahan logo, penataan interior, serta penggunaan tagline Es Krim Sejak 1939 secara konsisten. Meski mengikuti perkembangan zaman, cita rasa khas berbagai varian es krim tetap dipertahankan hingga akhir masa operasional gerai.
"Rasa cokelat, vanila, stroberi, alpukat, kopyor, mangga, dan mocca menjadi pilihan favorit pelanggan dari berbagai kalangan selama bertahun-tahun. Cita rasa autentik tersebut membuat banyak pelanggan tetap datang meski berbagai merek es krim baru terus bermunculan di Jakarta," katanya.
Kabar penutupan Es Krim Baltic juga ramai dibagikan pengguna media sosial yang mengunggah kondisi gerai telah berhenti beroperasi permanen. Dalam unggahan tersebut terlihat bangunan terkunci rapat disertai informasi bahwa properti dan usaha sedang ditawarkan untuk dijual.
Unggahan itu mengundang beragam tanggapan warganet yang mengaku memiliki kenangan bersama Es Krim Baltic sejak masa kecil mereka. Banyak pelanggan menyampaikan kesedihan karena salah satu ikon kuliner legendaris Jakarta kini resmi mengakhiri perjalanan usahanya secara permanen.
Akun @bcm.poms menulis, "Eh, serius, nih, tutup? Ini dekat banget rumah saya, sedih," ujarnya. Komentar serupa juga datang dari akun @ekikusumasari yang menuliskan, "Padahal semua rasanya enak-enak lho, " katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....