Sayur Godog Betawi, Hidangan Idul Fitri Bikin Kangen

  • 30 Mar 2025 15:47 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Lebaran tanpa Sayur Godog? Rasanya ada yang kurang! Buat warga Betawi, hidangan satu ini wajib hadir di meja makan saat Idul Fitri. Dengan kuah santan gurih dan bumbu rempah yang khas, Sayur Godog selalu sukses bikin suasana lebaran makin hangat dan akrab. Nggak cuma soal rasa, ternyata ada sejarah dan filosofi menarik di balik hidangan yang satu ini!

Lebaran makin hangat dengan Sayur Godog yang kaya rempah. Kuliner khas Betawi ini bukan cuma enak, tapi juga bikin silaturahmi makin erat. (Foto: IG @azaleakitchen.official)

Sayur Godog, Hidangan Lebaran yang Sudah Ada Sejak Dulu

Menurut Majalah Jakita, Sayur Godog sudah jadi bagian dari tradisi kuliner Betawi sejak lama. Bahkan, katanya hidangan ini ada pengaruhnya dari kuliner Tionghoa-Peranakan, mirip dengan Lontong Cap Go Meh yang juga berkuah santan. Awalnya, Sayur Godog sering dimasak untuk makanan sehari-hari, tapi lama-lama malah jadi menu khas saat perayaan Idul Fitri.

Biasanya, Sayur Godog disajikan bareng ketupat, semur daging, dan opor ayam. Kombinasi rasa gurih, sedikit manis dari labu siam, dan aroma harum dari rempah-rempah bikin makanan ini nggak pernah gagal menggoda selera!

Ilustrasi penganan orang Betawi. (Foto: pexels)

Bukan Cuma Enak, Sayur Godog Juga Punya Makna Filosofis

Ternyata, Sayur Godog bukan cuma soal cita rasa, lho! Hidangan ini juga punya filosofi yang dalam buat masyarakat Betawi. Santan yang jadi bahan utama melambangkan kelembutan dan kasih sayang, sementara bumbu seperti kunyit dan jahe menggambarkan semangat dan keberanian dalam menjalani kehidupan.

Selain itu, tradisi berbagi Sayur Godog ke keluarga, tetangga, dan kerabat juga menunjukkan makna kebersamaan. Idul Fitri memang saatnya mempererat tali silaturahmi, dan Sayur Godog hadir sebagai simbol kebahagiaan bersama.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....