Flyover Bantaian Ambruk, Satu Meninggal Dunia Tujuh Terluka

  • 07 Mar 2024 21:09 WIB
  •  Palembang

KBRN Muara Enim: Pasca insiden ambruknya crane untuk proyek Jembatan Fly Over di Gelumbang, jalur KA Bantaian Petak Jalan Gunung Megang-Penangiran Kabupaten Muara Enim sudah bisa dilalui oleh KA. Penegasan ini disampaikan Kapolres Muara Enim, AKBP Jhonny Eka Putra, yang dikonfirmasi Kamis (7/3/2024) siang.

"Saat ini untuk rel lintasan kereta api telah berjalan normal kembali, untun grider yang ambruk telah digeser ke arah samping rel ke tempat aman sehingga dipastikan tidak menggangu perjalanan kereta api," ungkap Jhonny.

Diapun menyebut saat ini gerbong kereta api telah dievakuasi, ditarik menuju ke Kota Palembang. Namun, evakuasi hingga kini masih terus dilakukan akan tetapi dilakukannya di pinggir lintasan rel kereta api sehingga tidak lagi mengganggu perlintasan kereta api.

Menurut mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya itu, tragedi tersebut terjadi ketika kereta api Babaranjang yang mengangkut batubara, namun dalam keadaan kosong atau tidak ada batubaranya tengah menuju kota Palembang dan tertimpa runtuhan pemasangan gider pada pembangunan jembatan flyover di salah satu gerbong tersebut.

"Tapi dalam keadaan kosong atau tidak ada batubaranya. Kereta tengah menuju Palembang dan tertimpa runtuhan pemasangan girder pada pembangunan jembatan flyover di salah satu gerbong tersebut," beber Kapolres.

Satu orang meninggal dunia dan tujuh orang menjadi korban atas tragedi tersebut dengan mengalami luka-luka ringan. Korban luka-luka sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit dan kondisinya saat ini mulai membaik. Kapolres juga mengimbau warga untuk melintasi jalur alternatif yang disediakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....