Eskalasi Politik Ikut Memicu Pelemahan IHSG Hari Ini

  • 22 Agt 2024 20:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah sepanjang perdagangan Kamis (22/8/2024) ini. Hingga penutupan perdagangan, IHSG mengalami penurunan 0,87 persen (65 poin) ke level 7.488 dibandingkan kemarin.

Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 18,42 miliar lembar saham, dengan total nilai perdagangan sebesar Rp39,59 triliun. Sementara, nilai kapitalisasi pasar hingga penutupan perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp12.729 triliun.

Baca Juga : IHSG Dibuka Turun, Analis Perkirakan Cenderung Melemah

Sebanyak 194 saham nilainya naik, 389 saham turun dan 202 saham stagnan. Saham-saham sektor infrastruktur mengalami penurunan paling dalam sebesar -1,50 persen.

Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas mencermati perkembangan di dalam negeri, yang memengaruhi sentimen pasar modal. Di antaranya adalah laporan defisit transaksi berjalan triwulan II-2024 dengan defisit sebesar USD3 miliar (sekitar Rp46 triliun).

“Defisitnya lebih tinggi dibandingkan defisit triwulan sebelumnya sebesar USD2,4 miliar (sekitar 62,5 triliun-red). Ini menunjukkan pelemahan ekonomi di dalam negeri. Eskalasi politik juga memicu pelemahan IHSG hari ini,” kata Tim Analis Pilarmas, Kamis.

Eskalasi politik tersebut berupa aksi unjuk rasa menentang rencana DPR merevisi Undang-Undang Pilkada. Tekanan massa akhirnya membuat rencana itu dibatalkan.

Sementara, IHSG mengalami pelemahan, indeks saham di bursa kawasan Asia-Pasifik mengalami penguatan. Penguatan didorong sentimen positif pasar setelah The Fed merilis risalahnya yang mengisyaratkan pemangkasan suku bunga di bulan September.

Penguatan bursa saham Asia juga didorong rilis data Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur Jepang. PMI manufaktur Jepang mengalami kenaikan dari 49,1 menjadi 49,5, meski kenaikannya tidak sesuai ekspektasi pasar sebesar 49,8.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....