Pemko Tanjungpinang Terus Simulasikan Penyelesaian Defisit
- 08 Agt 2024 19:09 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang : Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat menyebut hingga saat ini masih terus melakukan simulasi penyelesaian defisit anggaran kas daerah Pemko Tanjungpinang.
Termasuk simulasi pemotongan TPP ASN Pemko Tanjungpinang dan pemotongan anggaran Aspirasi dewan menjadi salah satu contoh upaya penyelesaian angka defisit.
Namun hal ini menurutnya belum bisa dipastikan, dikarenakan masih merupakan opsi yang dilakukan Pemko Tanjungpinang dalam penyusunan APBD Perubahan bersama DPRD Kota Tanjungpinang tahun 2024.
"Masih terus kita simulasikan bagaimana, harapannya memang jangan sampai ada pemotongan TPP," kata Zulhidayat saat ditemui, Kamis (8/8/2024).
Untuk anggaran perjalanan dinas, dan makan minum di di setiap OPD Pemko Tanjungpinang menurutnya sudah dirasionalisasi maksimal bahkan sejak awal tahun lalu. Sehingga saat ini posisinya sudah tidak lagi bisa dilakukan pemangkasan pada opsi tersebut.
"Kalau itukan sudah duluan kita potong 40-50 persen, jumlahnya sudah capai Rp48 Miliar itu dari perjadin, makan minum, dan ATK," ucapnya.
Dirinya menambahkan bahwa jika ada tambahan penghasilan, maka hal ini bisa menjadi salah satu jalan penyelesaian defisit Kota Tanjungpinang, meskipun hal ini akan jauh lebih sulit dibandingkan melakukan rasionalisasi anggaran kegiatan.
"Sebenarnya pendapatan itu untuk menyeimbangkan anggaran belanja yang tidak dipotong," kata Sekda menambahkan.
Dirinya menyebut kondisi keuangan daerah Kota Tanjungpinang saat ini juga telah diketahui oleh Gubernur, meskipun belum disampaikan secara resmi.
"Karena berkaitan dengan beberapa kerjasama dengan Pemprov Kepri, kita minta kebijaksanaan beliau lah," ujarnya.
Sedangkan untuk kegiatan yang berasal dari anggaran APBN maupun dana transfer daerah memang tidak mengalami gangguan, karena tidak menggunakan APBD.
"Jadi kalau ada kegiatan yang tetap dilakukan di Hotel harus dilihat dulu, itu kegiatan yang menggunakan anggaran mana," ucapnya.
Sebelumnya Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Novaliandri Fatir mengatakan bahwa penyelesaian defisit anggaran sudah hampir diselesaikan dengan pemangkasan perjadin dan makan minum di OPD tanpa pemotongan TPP ASN Pemko Tanjungpinang.
"Kisi-kisi nya sepertinya TPP itu tidak akan kita potong, kita potong dari anggaran kegiatan lain yang dianggap tidak perlu," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....