OJK Jember Edukasi Pelajar Pentingnya Literasi Keuangan

  • 14 Mei 2024 23:55 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember mengadakan kegiatan Edukasi Keuangan Pelajar di wilayah Kabupaten Bondowoso dan Situbondo tanggal 14 dan 15 Mei 2024 bertempat di SMA Negeri 2 Bondowoso dan SMA Negeri 2 Situbondo. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional serta upaya akselerasi tingkat literasi dan inklusi keuangan di wilayah kerja Kantor OJK Jember.

Dalam kegiatan ini, OJK memberikan wawasan kepada para pelajar untuk mengenal Lembaga Jasa Keuangan serta produk dan jasa keuangan. Selain itu, para pelajar juga dibekali pengetahuan tentang aktivitas keuangan ilegal yang marak terjadi di lingkungan masyarakat.

Kepala OJK Jember, Hardi Rofiq Nasution, dalam sambutannya mengatakan bahwa peningkatan literasi keuangan, merupakan hal yang krusial karena menjadi pintu pertama perlindungan konsumen.

"Literasi keuangan yang memadai akan memberikan masyarakat pengetahuan, keterampilan dan kepercayaan dalam memahami informasi yang mereka terima, dan menilai manfaat dan risiko yang melekat pada setiap produk dan layanan keuangan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (14/5/2024).

Masyarakat dengan tingkat literasi yang tinggi dapat lebih melindungi dirinya sendiri dari praktek yang tidak adil dan melaporkan segala pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga keuangan.

Selain itu, meningkatnya aktivitas keuangan ilegal yang semakin beragam dan inovatif membuat banyak masyarakat yang terjerat dengan aktivitas keuangan ilegal dimaksud yang disebabkan rendahnya tingkat literasi keuangan.

Oleh karena itu, OJK mengajak pelajar untuk memahami sektor jasa keuangan, sehingga memiliki pengetahuan dalam mengelola keuangan sehingga mampu menjadi jembatan informasi bagi lingkungan masyarakat secara umum terkait sektor jasa keuangan dan pengelolaan keuangan yang baik sehingga masyarakat dapat terhindar dari penipuan dan jeratan aktivitas keuangan ilegal.

"Selalu perhatikan dua aspek penting dalam rangka menjalankan aktivitas keuangan yaitu Legal dan Logis (2L). Legal artinya memastikan bahwa produk atau layanan yang ditawarkan tersebut sudah memiliki izin yang tepat dari otoritas/lembaga terkait yang mengawasi. Logis artinya selalu memperhatikan hasil atau keuntungan yang ditawarkan, apakah logis atau tidak," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....