Pengguna QRIS Makin Banyak, Transaksi Capai Rp659 Triliun
- 18 Apr 2025 22:11 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terbukti ampuh mengubah lanskap transaksi di tanah air. Tak hanya menjadi pilihan pembayaran favorit, QRIS kini menjelma menjadi motor penggerak ekonomi digital.
Buktinya, dengan semakin banyaknya pengguna, nilai transaksi melalui QRIS dilaporkan telah menembus angka Rp659 triliun. Pencapaian ini menggarisbawahi betapa signifikannya peran QRIS dalam memfasilitasi aktivitas ekonomi sehari-hari.
Data yang dikumpulkan GoodStats memperlihatkan pertumbuhan berkelanjutan penggunaan QRIS selama empat tahun terakhir. Menurut Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), akumulasi nilai transaksi QRIS sejak peluncurannya hingga tahun 2024 telah menyentuh angka Rp1.021,75 triliun.
Sebagai perbandingan, di tahun pertama implementasinya, nilai transaksi QRIS tercatat sebesar Rp8,21 triliun dengan total 124,11 juta transaksi. Volume transaksi QRIS menunjukkan peningkatan yang cukup besar di tahun kedua, mencapai 374,69 juta transaksi dengan nilai Rp27,63 triliun.
Selanjutnya, pada tahun ketiga, pertumbuhan volume transaksi semakin pesat hingga menyentuh angka 1.003,19 juta transaksi, dengan nilai transaksi mencapai Rp99,98 triliun. Melihat dari peningkatan, tahun 2023 menjadi saksi pertumbuhan volume transaksi QRIS hingga 2,14 miliar dengan nilai Rp226 triliun.
Namun, rekor tertinggi justru terjadi di tahun 2024, di mana volume transaksi QRIS melonjak menjadi 6,24 miliar transaksi dan nilai transaksinya mencapai Rp659,93 triliun, menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, menyampaikan bahwa teknologi QRIS Tap saat ini eksklusif untuk ponsel Android. Lebih lanjut, Dicky mengungkapkan rencana perluasan jangkauan QRIS Tap ke perangkat berbasis iOS atau Apple di masa mendatang.
“Karena bisa dikatakan android aksesnya dibuka, bisa untuk semua merek handphone dan semua jenis transaksi. Nanti tentunya mereka bersama industri lihat, kalau Indonesia pasarnya besar, apalagi Apple invest di Indonesia, ya pasti semoga bisa juga digunakan” kata Dicky kepada Tempo, Kamis (20/3/2025).
Bank Indonesia (BI) memperkenalkan metode pembayaran Quick Response Code Indonesia (QRIS) Tap pada Jumat (14/3/2025). Inovasi ini memungkinkan transaksi tanpa pemindaian kode QR, melainkan cukup dengan menempelkan ponsel berkemampuan Near Field Communication (NFC) ke mesin pembaca. QRIS sendiri, yang telah hadir sejak 1 Januari 2020, telah menjadi metode pembayaran populer, terutama di kalangan Gen Z dan Milenial Indonesia menurut IDN Research Institute. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....