IHSG Diperkirakan Kembali Terkoreksi Akibat Kebijakan Tarif Trump
- 04 Mar 2025 09:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Analis pasar modal memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terkoreksi kembali hari ini. Setelah dalam penutupan perdagangan Senin kemarin, IHSG berhasil naik hingga 3,97 persen (249 poin) ke level 6.519,66.
Kenaikan IHSG disertai dengan net buy (beli bersih) oleh investor asing sebesar Rp173 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, ASII, BBRI, JPFA, dan TPIA.
"IHSG hari ini berpotensi terkoreksi kembali seiring pengenaan tarif oleh Amerika Serikat ke Tiongkok sebesar 20 persen. IHSG diperkirakan akan bergerak di level support 6.350-6.450 dan level resist 6.575-6.630," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Selasa (4/3/2025).
Baca Juga :
IHSG Bangkit, Naik 3,97 Persen pada Penutupan Perdagangan
Rupiah Naik Siginifikan Ditopang Tiga Sentimen Pasar
Akomodasi Pelaku Pasar, OJK-BEI Sepakati Dua Kebijakan
Fanny menyebut bursa saham Amerika Serikat melemah setelah Presiden AS Donald Trump memastikan tarif impor baru akan diberlakukan. Indeks S&P 500 melemah 1,8 persen, Dow Jones Industrial Average merosot 1,5 persen, Nasdaq Composite terkoreksi 2,6 persen.
"Wall Street sempat menguat pada sesi pagi, namun berbalik arah setelah pernyataan Trump. Ditegaskan Trump bahwa tarif 25 persen atas impor dari Meksiko dan Kanada akan mulai berlaku pada Selasa (4/3/2025)," ujar Fanny.
Trump juga menandatangani kebijakan baru yang menetapkan tarif tambahan 10 persen terhadap Tiongkok. Sehingga pengenaan tarif untuk Tiongkok menjadi 20 persen.
Bursa saham di Asia-Pasifik bergerak beragam cenderung menguat dalam perdagangan Senin kemarin. Para investor menanti kepastian pengenaan tarif dagang oleh AS ke mitra dagang utamanya.
Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,7 persen, Topix menguat 1,77 persen, ASX 200 Australia naik 0,90 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,28 persen, sementara bursa saham Korea Selatan libur pada awal pekan ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....