Indeks Dolar Naik, Rupiah Diperkirakan Berbalik Melemah
- 25 Feb 2025 09:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Rupiah Berisiko Melemah hari ini, setelah kemarin menguat terhadap dolar AS. Pada penutupan perdagangan Senin, rupiah naik 0,21 persen atau 35 poin menjadi Rp16.278 per dolar AS.
"Rupiah bisa berbalik melemah hari ini. Indeks dolar AS pagi ini berada di kisaran 106,75. Indeksnya lebih tinggi dari pagi sebelumnya di kisaran 106,26," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Selasa (25/2/2025).
Baca Juga:
Faktor Eksternal Jadi Sentimen Positif Penguatan Rupiah
Analis Memperkirakan IHSG Bergerak 'Sideways' Hari Ini
Kemendag dan Kementerian BUMN Kerja Sama Berdayakan UMKM
Menurut Ariston, perhatian pasar kembali tertuju pada kebijakan tarif Trump. "Dini hari tadi Trump menyatakan kenaikan tarif terhadap Kanada dan Meksiko akan tetap berjalan sesuai rencana," ujarnya.
Pagi ini petinggi Bank Sentral AS, Austan Goolsbee secara implisit mengisyaratkan bahwa kebijakan Trump bisa menaikan inflasi. Kondisi ini akan memicu bank sentral untuk tetap menahan suku bunga acuannya.
"Hal di atas menjadi faktor yang memberikan sentimen positif untuk dolar AS. Sehingga indeks dolar sedikit naik pagi ini," ucap Ariston.
"Peluang pelemahan rupiah hari ini ke arah Rp16.280-Rp16.300. Sedangkan potensi support di sekitar Rp16230 per dolar AS."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....