Presiden: Danantara Jadi Napas dan Kekuatan Ekonomi Baru Indonesia

  • 19 Feb 2025 01:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Presiden Prabowo Subianto optimis Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) akan menjadi napas dan kekuatan ekonomi baru Indonesia. Diketahui, BP Danantara nantinya akan mengelola penghematan anggaran dari Kementerian/Lembaga dan dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Presiden mengatakan, Danantara dibentuk untuk optimalisasi pengelolaan BUMN. Danantara sendiri rencananya akan diluncurkan pada 24 Februari mendatang.

"Danantara adalah konsolidasi semua kekuatan ekonomi kita yang ada dalam pengelolaan BUMN. Itu nanti akan dikelola dan kita beri nama Danantara," kata Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Selasa (18/2/2025).

Presiden berharap kelahiran Danantara bisa membuat pengelolaan kekayaan negara dilakukan dengan baik dan seefisien mungkin. Sehingga, hal tersebut bisa dinikmati sampai generasi yang akan datang.

"Danantara ini, akan menginvestasikan sumber daya alam dan aset negara kita ke dalam proyek-proyek yang berkelanjutan dan berdampak tinggi di berbagai sektor. Seperti energi terbarukan, manufaktur canggih, industri hilir, produksi pangan, dan lain-lain," katanya.

Presiden menghitung berdasarkan evaluasi awal. Danantara akan mengelola dana lebih dari US$900 miliar atau sekitar Rp14.715 triliun aset dalam pengelolaan (asset under management/AUM).

Kepala Negara mengatakan, semua proyek tersebut diharapkan akan berkontribusi pada pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen. Presiden menyebut, initial funding atau pendanaan awal Danantara diproyeksi mencapai 20 miliar Dolar AS.

"Pendanaan awal di tahun ini akan mencapai US$20 miliar. Saya rasa ini akan menjadi langkah yang transformatif," ucapnya.

"Kami berencana untuk memulai sekitar 15 hingga 20 proyek bernilai miliaran dolar. Ini akan menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi negara kami," kata Ketua Umum Gerindra itu.

"Saya sangat yakin, saya sangat optimistis. Indonesia akan maju dengan kecepatan penuh," ujar Presiden.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....