Rupiah Diperkirakan Berisiko Melemah karena Tekanan Eksternal
- 04 Feb 2025 09:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah dibuka naik terhadap dolar AS hari ini. Tapi masih ada tekanan eksternal yang membuat rupiah diperkirakan bisa kembali melemah.
Berdasarkan data Bloomberg, hari ini indeks dolar AS melemah sehingga rupiah dibuka menguat. Saat pembukaan rupiah berada di level Rp16.370, menguat dibandingkan penutupan perdagangan Senin di level Rp16.448 per dolar AS.
Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, indeks dolar pagi ini lebih rendah dari kemarin 108,75 versus 109,70. Tapi indeks dolar dibuka masih lebih tinggi dari penutupan kemarin, 108,40 versus 108,67.
Baca Juga :
Rupiah Turun 143 Poin Jadi Rp16.448/Dolar AS
Sentimen Pasar Negatif, IHSG Turun 1,11 Persen
Januari 2025 Terjadi Deflasi, Ditopang Diskon Tarif Listrik
"Selain sentimen dari Trump soal kenaikan tarif, Purchasing Managers' Index manufaktur Amerika Serikat bulan Januari menunjukan hasil positif. Angka PMI kembali ke area pertumbuhan (di atas 50) 50,9 dari sebelumnya 49,2," kata Ariston, Selasa (4/2/2025).
Menurutnya, PMI yang naik mengindikasikan perekonomian AS yang menguat. Hal ini bisa mendorong tingkat kepercayaan pasar terhadap dolar AS meninggi.
"Jadi, ada risiko pelemahan rupiah terhadap dolar AS lagi hari ini ke area Rp16.480. Sementara potensi support di sekitar Rp16.380 per dolar AS," ucap Ariston.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....