Akhir Tahun Kemarin Nilai Ekspor DIY Naik 14,2 Persen
- 04 Feb 2025 09:14 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat nilai ekspor pada Desember 2024 mencapai US$59,35 juta. Angka ini meningkat 14,24 persen dibandingkan November 2024.
Jika dibandingkan dengan Desember 2023, ekspor DIY mengalami kenaikan signifikan sebesar 26,30 persen. Data tersebut disampaikan oleh Kepala BPS DIY Herum Fajarwati, dalam rilis Berita Resmi Statistik di Ruang Truntum BPS Provinsi DIY, Senin (3/2/2025).
| Baca juga: Tips Konsisten Menabung, Begini Caranya |
Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai US$23,92 juta, disusul Jerman US$8,38 juta, dan Jepang US$4,70 juta. Kontribusi ketiga negara ini mencapai 62,34 persen dari total ekspor DIY.
Ekspor ke Uni Eropa tercatat sebesar US$16,40 juta, sementara ke ASEAN US$1,86 juta. Sektor industri pengolahan mengalami pertumbuhan ekspor sebesar 17,69 persen dibanding bulan sebelumnya, sementara sektor pertanian justru turun 59,74 persen.
"Komoditas pakaian jadi bukan rajutan mencatatkan kenaikan tertinggi pada Desember 2024 dengan nilai tambahan sebesar US$10,84 juta dibanding bulan sebelumnya," ujar Herum.
Sementara itu, barang-barang rajutan mengalami penurunan ekspor terdalam dengan selisih US$0,85 juta. Di sisi impor, nilai barang yang masuk ke DIY pada Desember 2024 mencapai US$15,84 juta, turun 21,47 persen dibandingkan November 2024.
Namun, jika dibandingkan Desember 2023, nilai impor meningkat 27,13 persen. Tiongkok menjadi negara pemasok terbesar dengan nilai US$7,57 juta, disusul Hongkong US$3,46 juta, dan Taiwan US$1,04 juta. Sementara itu, impor dari Amerika Serikat mengalami penurunan tajam sebesar US$4,52 juta.
Secara keseluruhan, neraca perdagangan DIY pada Desember 2024 mengalami surplus sebesar US$43,51 juta. Meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat surplus US$34,53 juta. (katon/par)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....