Won dan Bursa Korea Anjlok setelah Darurat Militer
- 04 Des 2024 12:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Gejolak politik di Korea Selatan menyebabkan pasar modal dan mata uang won terjun bebas. Hal itu dipicu tindakan Presiden Yoon Suk Yeol yang mengumumkan pemberlakuan darurat militer pada Selasa (3/12/2024) malam.
Kantor berita Yonhap melaporkan nilai won merosot tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (4/12/2024). Tepatnya pada posisi 1.418,1 won per dolar AS, turun 15,2 poin dibandingkan sehari sebelumnya.
Mata uang won bahkan sempat menyentuh angka 1.440 per dolar beberapa saat setelah pengumuman Presiden Yeol. Menurut Yonhapp, ini merupakan level terendah won sejak Oktober 2022.
Sementara itu, Bloomberg melaporkan indeks saham Kospi jatuh hingga 2,3 persen dan Kosdaq anjlok 1,9 persen. Volatilitas pasar ekuitas Korea Selatan mencatat kenaikan tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Setelah peristiwa yang disebut Yonhap sebagai 'dramatis', perdagangan mata uang dan bursa saham Korea tetap dibuka seperti biasa. Presiden Yeol juga mencabut status darurat militer setelah parlemen melakukan voting dan menentang keputusan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....