Efek Samping Makan Fast Food
- 29 Mei 2024 08:02 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Makanan cepat saji atau fast food kerap menjadi pilihan masyarakat. Sebaiknya, Anda perlu menghindari makanan jenis ini karena terdapat beberapa efek di antaranya sebagai berikut.
1. Risiko stroke meningkat
Mengonsumsi fast food setiap hari dapat berdampak terjadinya peningkatan risiko seseorang terkena stroke. Hal itu dikarenakan fast food mengandung garam yang tinggi, sehingga meningkatkan asupan natrium pada tubuh.
2. Berat badan bertambah
Tubuh membutuhkan kalori untuk menjaga metabolisme, namun dapat berdampak buruk jika asupannya terlalu tinggi. Asupan kalori yang terlalu tinggi daripada kebutuhan tubuh setiap hari seiring waktu dapat menyebabkan penambahan berat badan.
3. Menyebabkan masalah pencernaan
Sebagian besar fast food hanya memiliki jumlah serat yang sedikit, padahal serat berfungsi untuk menjaga sistem pencernaan. Konsumsi fast food setiap hari dapat menyebabkan sembelit atau sulit buang air besar (BAB).
4. Risiko kolesterol tinggi meningkat
Sebagian makanan cepat saji atau fast food mempunyai jumlah lemak jenuh yang tinggi. Asupan lemak jenuh yang tinggi tersebut kemudian berhubungan dengan terjadinya peningkatan kolesterol.
5. Terjadi peningkatan risiko diabetes
Konsumsi makanan cepat saji lebih dari dua kali dalam seminggu berkaitan dengan peningkatan risiko seseorang terkena diabetes. Karbohidrat dari fast food yang kemudian diubah oleh tubuh menjadi gula bisa menyebabkan lonjakan gula darah di dalam tubuh apabila jumlahnya terlalu banyak.
6. Daya tahan tubuh menurun
Konsumsi fast food setiap hari dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menjadi turun. Hal itu kemudian memicu risiko peradangan dan kanker lebih tinggi, serta mudah terinfeksi penyakit.
7. Menurunkan daya ingat
Makanan cepat saji menyebabkan daya ingat seseorang menurun. Pada orang dewasa, pola makan fast food tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit alzheimer dan parkinson.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....