Kasus HIV/AIDS di Jabar Naik Tajam, Pemerintah Diminta Tak Tinggal Diam
- 01 Des 2023 13:46 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Berdasarkan data Sistem Informasi HIV/AIDS (SIHA) hingga awal November 2023, kasus HIV di Jawa Barat dari Januari hingga Oktober 2023, tercatat total 8.307 dan AIDS 1.853 kasus.
Angka tersebut melonjak tajam, bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022. Pada tahun 2022, kasus HIV tercatat 8.620 dan AIDS 392.
Ketua Forum Masyarakat Peduli Aids Jawa Barat Daniel Ramadhan mengatakan, dalam jangka enam bulan kasus HIV/AIDS di Jawa Barat melonjak tajam, naik hingga 300 persen.
“Dan akan terus bertambah, dan bertambah terus, jika masih begini-begini saja. Salah satu upaya yang bisa di lakukan adalah, sebagai masyarakat kami harus mengingatkan. Mengingatkan kepada yang memiliki wewenang dan kebijakan untuk dapat berperan lebih banyak lagi,”ucap Daniel kepada RRI, Jumat (1/12/2023).
Dari data SIHA, Kota Bandung merupakan wilayah tertinggi kasus HIV, periode Januari hingga Oktober tercatat 870 orang, kemudian Kota Bekasi 754 kasus, Kabupaten Bekasi 723, Kabupaten Bogor 702 dan Indramayu 510. Kasus terendah tercatat berada di wilayah Ciamis 93 kasus, Kabupaten Tasikmalaya 78 orang, Pangandaran 50 dan Kota banjar 49 orang.
“Peran dan komitmen pemerintah provinsi kabupaten/kota sangat penting. Tentang komitmen Jabar untuk Ending Aids di thn 2030, tinggal 6 tahun lagi apakah bisa?,”ujarnya.
Daniel berharap, pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota dapat segera mengambil langkah-langkah konkrit, bersama berbagai pihak termasuk pegiat HIV/AIDS.
“Dengan tema hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2023, yakni bergerak bersama komunitas, pemerintah dapat mengambil langkah yang konkrit,”pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....