Dinkes DKI Ungkap Temuan Tiga Kasus Cacar Monyet

  • 21 Okt 2023 18:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta melaporkan perkembangan temuan kasus cacar monyet di Ibu kota. Saat ini telah ditemukan 3 kasus positif Cacar Monyet.

“Tambah 1 kasus positif cacar monyet (Monkeypox) baru terdiagnosis kemarin, jadi sudah ada terdeteksi 1 kasus di Agustus 2022. Satu kasus pada 12 Oktober 2023 serta 1 kasus pada 19 Oktober 2023 semuanya ditemukan di Jakarta,” kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama dalam keterangannya, Sabtu (21/10/2023).

Lebih lanjut, Ngabila menjelaskan kasus ketiga Mpox tak berkaitan dengan temuan kasus kedua. Sementara itu, pasien pertama terdeteksi pada Agustus 2022 dan telah dinyatakan sembuh.

“Pada tahun 2022 sembuh 3 minggu isolasi semua lesi kulit kering dan jadi kulit baru. Maka dinyatakan sembuh,” ujar Ngabila.

Tak hanya itu, DKI Jakarta mencatat ada lima orang suspek Mpok. Dari lima orang terdapat dua orang yang telah dinyatakan sembuh.

"Di Jakarta, di luar kasus yang positif 18 Oktober ada 2 suspek semuanya negatif. 20 Oktober ada tambahan 3 kasus suspek dan lagi proses pemeriksaan,” ucap Ngabila.

“Jadi 5 suspek di atas adalah kasus yang berbeda-beda dan kita periksakan. (Saat ini) 2 negatif, 3 menunggu hasil,” kata Ngabila.

Oleh karena itu, Ngabila mengatakan pihaknya akan melakukan penelusuran kontak terhadap temuan dua kasus baru positif Mpox. Sejauh ini, tak ada kontak erat yang melaporkan gejala Mpox seperti lesi pada kulit, demam, pembesaran kelenjar getah bening.

"Semua kontak erat dari 2 kasus baru positif ini nggak ada yang bergejala kita hanya pantau perkembangan per hari. Begitu ada gejala langsung diperiksa laboratorium,” ujar Ngabila.

Sejauh ini, kedua pasien menjalani perawan atau isolasi di rumah sakit demi memutus rantai penularan. Paralel dengan itu, Dinkes melakukan investigasi untuk penelusuran kontak erat lainnya.

"Sedang proses investigasi lebih lanjut untuk kontak-kontak eratnya. Pasien sudah diberikan pengobatan terbaik di RS," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....