Kesehatan

​Selain Anjing, Delapan Hewan Ini Dapat Menyebarkan Rabies

Oleh: Dedi Hidayat Editor: Mosita 21 Jun 2023 - 07:40 Pusat Pemberitaan
​Selain Anjing, Delapan Hewan Ini Dapat Menyebarkan Rabies
Seekor anjing liar diduga terinfeksi penyakit rabies. (Foto: Antara)

KBRN, Jakarta: Penyakit rabies yang menimpa manusia, sering kali disebabkan oleh hewan anjing. Selain anjing, ternyata terdapat delapan hewan yang juga dapat menyebarkan penyakit rabies, seperti kucing, kelelawar, hingga kelelawar.

Diketahui, rabies merupakan penyakit menular menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan peradangan otak pada hewan dan manusia. Rabies termasuk salah satu penyakit zoonosis atau penyakit yang menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya.

Berikut delapan hewan yang Bisa Menularkan Penyakit Rabies

1. Kucing

Kasus rabies hingga menyebabkan kematian dari hewan kucing, sangat kecil terjadi kemungkinannya. Namun, kucing termasuk dalam hewan pembawa rabies dan dapat menularkan kepada manusia.

Biasanya, kucing terinfeksi menularkannya rabies melalui gigitan atau luka yang terkontaminasi dengan liurnya. Berbeda dengan gejala pada anjing atau hewan lainnya.

Kucing yang terinfeksi rabies tidak menunjukkan perilaku 'anjing gila'. Biasanya, kucing menunjuka perilaku seperi kejang-kejang dan air liur berlebihan.

2. Sapi

Dikutip dari berbagai sumber terpercaya, sapi terinfeksi rabies ternyata juga dapat menulari manusia. Meskipun, rabies pada sapi sangat jarang terjadi.

Penularan rabies pada sapi biasanya melalui gigitan atau paparan hewan lain yang terinfeksi. Seperti rubah, anjing, atau kelelawar.

Gejala sapi terinfeksi rabies, biasanya menunjukkan perubahan perilaku dan kejang-kejang. Sapi yang terjangkit rabies harus segera mencari perawatan medis.

3. Kambing

Kasus kambing terjangkit rabies sangatlah jarang. Namun, tidak menutup kemungkinan kambing juga dapat tertular penyakit rabirs.

Penularan rabies pada kambing biasanya terjadi melalui gigitan atau paparan hewan yang sudah terinfeksi. Gejala kambing terinfeksi biasanya menunjukkan perilaku yang tidak biasa atau tidak sewajarnya, seperti memakan-makanan yang bukan makanannya.

4. Kuda

Sama seperi sapi dan kambing, kasus kuda terinfeksi dan menularkan rabies sangat jarang. Namun, insiden kuda rabies bisa saja terjadi akibat gigitan hewan yang terinfeksi.

Gejala pada kuda dapat bervariasi, tetapi umumnya perubahan perilaku yang tidak biasa. Seperti, kebingungan, kejang-kejang, agresif, kesulitan menelan, hingga mengalami kelumpuhan.

5. Kelelawar

Kelelawar merupakan hewan reservoir alami rabies dan menjadi salah satu hewan paling umum terinfeksi rabies. Berbeda dengan anjing dan kucing, kelelawar justru menyimpan virus rabies dalam tubuh.

Kelelawar terinfeksi rabies tidak menunjukkan gejala penyakit. Hewan malam ini dapat menularkan rabies kepada hewan lain.

6. Rubah

Rubah menjadi salah satu hewan yang dapat terkena dan menyebarkan virus rabies. Mereka dapat menjadi reservoir alami virus rabies dan menularkan ke hewan lainnya.

Rubah yang terinfeksi menunjukkan gejala perubahan perilaku. Seperti agresif, kejang-kejang, dan lemas akan tetapi, gejala pada hewan ini tidak terlalu mudah dikenali dan dapat bervariasi.

7. Musang

Musang juga dapat menyebarkan virus rabies kepada hewan lain termasuk manusia. Meskipun kasus penularan rabies dari musang ke manusia jarang terjadi, tetapi masih memiliki kemungkinan.

8. Monyet

Rabies pada monyet dapat terjadi ketika mereka terkena gigitan atau paparan dengan hewan yang sudah terinfeksi. Gejala yang dialami juga sama seperti hewan yang lainnya.